Pelantikan IDI Rohil, Bupati : Dokter diminta jangan mengeluh
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir H Suyatno Amp meminta kepada para dokter untuk tidak mengeluh dalam menjalankan tugas dalam melayani pasien. Karena melayani Pasien sudah menjadi tanggung jawab dan tugas tetap Profesi dokter. Maka dari itu para dokter harus melayani Pasien sesuai dengan tugas dan tanggungjawab dari Profesi yang disandangnya.
Demikian disampaikan Bupati Rohil H Suyatno Amp saat melantik Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rohil periode 2015-2018 dihotel Lion, Bagansiapiapi, Kamis (20/8). Diakui Suyatno, Selama ini kita sering mendengar keluhan baik dari pasien maupun dari para dokter. Kalau keluhan dari pasien yang sering kita dengar seperti ingin mendapatkan pelayanan dan cepat diobati, sementara Dokter yang ada di RSUD maupun dipuskesmas Jumlahnya sangat terbatas.
Nah, disinilah tantangan bagi para dokter untuk melayani masyrakat. Maka dari itu dokter kita minta untuk bersabar dalam menghadapi permasalahan itu. "berikan penjelasan dan layani masyrakat dengan pelayanan terbaik. "ingat baik PNS maupun dokter masing-masing telah disumpah untuk menjalankan tugasnya, "kata Suyatno.
Suyatno juga sempat menyinggung gaji dan tunjangan dokter yang diterima setiap bulannya Rp15 juta. "memang jasa tidak bisa dinilai dengan jumlah uang, namun dokter janganlah sombong dalam bekerja. Pemkab Rohil tetap akan memperhatikan kesejahteraan para dokter, jika memungkinkan APBD tahun 2016 mendatang, kita akan tambah gaji para dokter yang ada dengan catatan pelayanan harus lebih baik, "janjinya.
Sekali lagi suyatno menegaskan Dokter jangan sombong, jangan dengan merasa sebagai dokter spesialis meninggikan diri. Memang kita akui untuk menjadi Dokter Spesialis tidaklah mudah, namun masyrakat tidak tau hal itu, karena saat masyrakat sakit taunya dokter harus berada ditempat. Maka dari itu dokter harus berada ditempat selama 24 jam secara bergantian, "tegas Suyatno.
Lebih Jauh Suyatno mengatakan, Kesehatan merupakan salah satu Program yang Urgensinya sangat tinggi karena langsung berhubungan dengan masyrakat banyak. Nah ini juga salah satu tanggung jawab daripemerintah daerah. Kemudian kesehatan, Pendidikan, dan Insfraruktur menjadi Barometer keberhasilan sebuah daerah, kalau bagus ketiganya maka bisa diartikan pemerintahannya sukses dan masyrakatnya hidup sejahtera, "Terang Suyatno. (Mpr/Af)