Pemberian Obat Filariasis Tahap ke IV Ditargetkan 90 persen

BAGANSIAPIAPI - Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil menargetkan pemberian Obat Filariasis (Kaki gajah) tahap keempat tahun 2015 ini akan mencapai target 90 persen. Karena selain meminta masyrakat untuk datang keposyandu terdekat, pihaknya juga akan turun langsung kelapangan untuk melakukan Survey sekaligus memberikan obat filariasis itu disetiap rumah warga.

Pemberian Obat Filariasis tahap keempat akan dimulai pada tanggal 1 Oktober mendatang. Sejauh ini pihak diskes rohil telah melakukan Himbauan baik berupa pemasangan spanduk maupun mengintruksikan Puskesmas yang ada dirohil untuk meminta warga untuk datang keposyandu terdekat, "kata Kadiskes Rohil, Dr H Junaidi Saleh MKes, Selasa (29/9) diruang kerjanya.

Dijelaskan Junaidi, Pemberian Obat Filariasis itu bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit kaki gajah. selain itu, bagi masyrakat yang meminum Obat tersebut sesuai aturan maka segala cacing yang berbahaya didalam tubuh akan mati. Namun, bagi masyarakat yang mengalami penyakit jantung, Sesak Nafas (asma) dan penyakit lainnya agar tidak memakan Obat itu, "pesannya.

Program dari pemerintah pusat itu dilaksanakan selama lima tahun, Saat ini kita akan memasuki tahap keempat. Adapun sasaran dalam pemberian obat filariasis itu mulai dari balita yang berumur 2 hingga 65 tahun. "selama tiga tahun terakhir dalam pemberian obat filariasis tersebut tidak ada terjadi permasalahan. Namun, jika ada masyrakat yang merasa pusing, mual berarti obat itu dosisnya sedang berjalan. Tetapi kalau masyrakat merasa kwatir maka kita anjurkan untuk melakukan pemeriksaan kedokter terdekat, "sarannya.

Diakui Junaidi, pemberian obat filariasis dalam tiga tahun terakhir telah berjalan dengan sukses. Untuk tahun pertama kita telah mencapai target sebesar 75,2 persen, tahun kedua 78,5 persen, dan tahun ketiga 83,5 persen. Nah, untuk tahun keempat ini kita menargetkan sebesar 90 persen. Dengan begitu, pada tahun terakhir yakni tahun kelima pada tahun 2016 mendatang akan mencapai terget 100 persen.

Menurut Junaidi lagi, warga yang menderita penyakit Filariasis dikabupaten rokan hilir kebanyakan terdapat didaerah pesisir seperti Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kubu, Rimba Melintang, dan Tanah Putih. Namun, warga yang menderita penyakit Kronis tersebut terjadi sebelum Program pemerintah ini berjalan, "katanya. (Dpr/Af)

Berita Terkait

PHR Temukan Harta Karun Baru, Sumur TOPI-002 Hasilkan 795 Barel Minyak Per Hari

DURI, Portalriau.com--28 April 2026 – Di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan minyak Blok Rokan, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru…...

Di bocorkan warga Ini nama nama BD Narkoba di Bilah Hulu.Kapolres diminta bertindak

Labuhanbatu. Peredaran narkoba jenis Sabu sabu belum juga musnah dari bumi Labuhanbatu, entah apa yang menyebabkan hal tersebut, apakah lambannya penanganan penegak hukum, ketidak pedulian…...

PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap

BENGKALIS, Portalriau.com---24 April 2026 – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran…...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Rohil, Cepat Tanggap Tangani Persoalan di Panipahan

Rokan Hilir –Portalriau.com--- Tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, H. Fuad dan H. Samsul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Rokan Hilir atas kinerja cepat dan tanggap dalam…...

KAPOLRES ROHIL BERSAMA UPIKA PANIPAHAN GELAR PENANAMAN POHON DALAM RANGKA HARI BUMI SEDUNIA

Rokan Hilir – Portalriau.com--Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. bersama unsur UPIKA Panipahan melaksanakan kegiatan penanaman…...