Puskesmas Bagan Punak lakukan pemeriksaan IVA
BAGANSIAPIAPI - Kepala Puskesmas (Kapus) Bagan Punak, Dr Dhona Fitria Sari mengaku telah melakukan Pemeriksaan Kanker Leher Rahim (IVA) sekaligus sosialisasi bahaya IVA didesa Labuhan tangga. sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah bahaya IVA bagi wanita yang aktif berhubungan Seksual.
Demikian dikatakan Kapus Bagan Punak, Dr Dhona Fitria Sari, selasa (26/5) di Bagansiapiapi. ya, kita telah melakukan sosialisasi dan pemeriksaan IVA bagi wanita yang ada di desa Labuhan Tangga, sabtu (23/5) kemaren. Pemeriksaan IVA itu dipusatkan diPustu Labuhan Tangga Besar, Bangko ,"ujarnya.
"Sesuai dengan Program pemerintah pusat Puskesmas diseluruh indonesia diminta untuk melakukan gerakan pemeriksaan IVA untuk pasangan yang sudah menikah, karena IVA ini sering dialami oleh wanita-wanita yang sudah aktif melakukan hubungan seksual, "jelasnya.
Dengan kegiatan ini kita berharap kepada ibu-ibu untuk memberanikan diri untuk melakukan pemeriksaan IVA minimal satu tahun sekali atau enam bulan sekali. kita juga berharap kepada ibu-ibu yang telah mengikuti pemeriksaan IVA ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya, "harap Dhona.
Gejala Iva ini menurut Dhona awalnya tidak ada penampakan, namun jika ia sudah memasuki stadium lanjut biasanya yang paling khas adalah nyeri pada daerah dibawah pusar (pusat) dan ketika berhubungan dengan suami mengeluhkan adanya pendarahan melalui Vagina.
Menurut survey yang dilakukan bahwa kematian pada perempuan yang paling banyak disebabkan oleh Kangker pada Payudara dan Kangker Leher Rahim, jadi angka penyumbang kematian yang lumayan siknifikan pada perempuan Indonesia, "pesannya. (Mpr/Af)