RSUD Jamin Kesetersedian Obat Peserta Jamkseda dan BPJS
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian, Kabupaten Rohul, dr Wildan Asfan Hasibuan MKes menjamin, peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang berobat di RSUD tidak lagi menembus atau membeli resep obat dokter diluar rumah sakit.
Karena, nantinya jelas Wildan, seluruh obat-obatan yang dibutuhkan pasien, itu disiapkan oleh pihak RSUD.”Nantinya, kalaupun ada obat yang dibutuhkan, kebetulan kosong atau tidak ada stok, biaya untuk penembusan obat yang dibutuhkan pasien ditanggung RSUD ,” tegas Wildan Asfan Hasibuan, Kamis (11/9/2014) kemarin sore , di Pasir Pangaraian.
Kata Wildan lagi, bila nantinya masih ada ditemukan dokter di RSUD Pasir Pangaraian yang tulis reseb obat diluar, agar keluarga pasien melaporkannya ke Manajemen RSUD.
“Tidak akan ada lagi kedepannya penembusan reseb obat dokter diluar RSUD, yang selama ini dibebankan ke pasien dari peserta Jamkesda dan BPJS. Itu sudah menjadi kesepakatan bersama antara Direktur dengan dokter yang ada di rumah sakit ini,”tegas mantan pensiunan Kadiskes Rohu.
Wildan juga akui, dengan adanya program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, pemerintah memberikan jaminan kesehatan kepada rakyatnya, tidak hanya warga miskin , namun bagi Warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai hak mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan.
Wildan berharap, agar seluruh petugas medis dan dokter di RSUD dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pasien dan keluarga pasien. Apalagi RSUD Pasir Pangaraian sudah menerapkan Budaya 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Santun dan Sabar) dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat atau pasien yang berobat ke RUSD.
“Karena budaya 5 S harus diterapkan dan ditanamkan kedalam diri petugas medis atau tenaga kesehatan di RSUD Rokan Hulu.Kita berupaya maksimal, bagaimana pelayanan semakin baik kedepannya,”ucapnya.
Melalui penerapan budaya 5 S yang harus dilakukan petugas medis dan tenaga kesehatan di RSUD , harap Wildan, nantinya menjadi suatu kepuasan, kenyamanan bagi pasien maupun keluarga pasien yang berobat. Karena penerapan budaya 5 S di RSUD salahsatu upaya dan motivasi petugas kesehatan untuk menanamkan didalam dirinya dalam memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat Rohul. (Alfian)