Sebagian Kawasan Kampar di Dua Kecamatan Banjir
Hujan yang terus mengguyur beberapa hari terakhir mulai memicu luapan air sungai. Akibatnya, kawasan di dua kecamatan di Kabupaten Kampar kebanjiran.
Portalriau.com-BANGKINANGKOTA-Tingginya curah hujan belakangan ini mengakibatkan dua kecamatan terkena banjir yaitu Kecamatan Perhentian Raja dan Kecamatan Kamparkiri Hilir Kabupaten Kampar. Banjir ini mengakibatkan ratusan rumah terendam.
Untuk mengantisipasi hal tersebut Senen (13/1/14) pihak BPBD Kampar yakni Muhammad Nasir dan Asri turun ke lokasi banjir untuk melakukan peninjauan langsung dan berkoordinasi dengan camat setempat.
"Dari laporan kepala desa, daerah yang terkena banjir di Perhentian Raja antara lain Desa Hang Tuah, Pantai Raja, Sialang Kubang dan Lubuk Sakat. Di Desa Hang Tuah, rumah warga yang terkena banjir sebanyak 500 KK, usaha ikan lele kolam yang siap jual juga habis meluap karena banjir sehingga total kerugian mencapai lebih kurang Rp2,5 Miliar,"terang Muhammad Nasir kepada wartawan Senen (13/1/14).
Diungkapkannya sementara itu di Desa Pantai Raja, jumlah rumah warga yang terendam sebanyak 38 KK, satu Masjid nurul Iman dan SMAN 1 Perhentian Raja. Kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
"Saat tiba dilokasi air cukup tinggi bahkan di jalan saja mencapai setinggi lutut orang dewasa, dan tidak tertutup kemungkinan di pemukiman warga tentu lebih dari itu,"ucapnya.
Di Desa Sialang Kubang, jumlah rumah yang terendam sebanyak 14 KK dan di Desa Lubuk Sakat, terdapat kebun sawit warga yang terendam banjir.
Di Kecamatan Kamparkiri Hilir, untuk sementara dilaporkan bahwa jumlah rumah yang terendam di Desa Bangun Sari mencapai 270 KK, sehingga sudah ada warga yang mengungsi ke rumah kerabat mereka di tempat yang lain.
"Biasanya apabila di Desa Bangun Sari terkena banjir air akan meluap ke Desa Mentulik, Rantau Kasih, Sungai Bungo dan Gading Permai.Saat ini kami masih dalam perjalanan ke lokasi namun jalan menuju lokasi juga tergenang,"tuturnya.***(rtc/red)