Tips kesehatan untuk menghadapi kondisi udara berasap

Tips kesehatan untuk menghadapi kondisi udara berasap

Pekanbaru, Portalriau.com -Berdasarkan laporan pemantauan, mutu udara di beberapa lokasi di Riau sudah dapat dianggap tidak baik bagi kesehatan pada jam-jam tertentu, terutama pagi hari.  Bahkan, laporan pagi ini menyebutkan bahwa mutu udara di Dumai dan Duri sudah pada tingkat sangat tidak sehat atau berbahaya (bendera merah)

Terbakarnya wilayah hutan dengan segala isinya diperkirakan sebagai sumber dari asap, gas dan partikel-pertikel halus yang ada di dalamnya. Keadaan ini dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit jantung an paru (misalnya asma) dan juga orang usia lanjut. Gejala penyakit paru-paru (asma, bronchitis), penyakit jantung dapat menjadi berat pada saat mutu udara tidak baik. Orang sehat dapat mengalami reaksi alergi di kulit, mata dan saluran pernafasan.

Untuk itu, ada tips untuk melindungi diri dan keluarga tercinta agar kesehatannya selalu terjaga, dengan melakukan hal-hal berikut ini:

1.Senantiasa memperhatikan  hasil pemantauan kualitas udara terkini dan melakukan tindakan sesuai yg dibutuhkan dlm kondisi tsb.
2.Orang dengan riwayat penyakit paru-paru dan/atau penyakit jantung, dan orang usia lanjut adalah lebih rentan menderita penyakit pada saat mutu udara tidak baik. Apabila mutu udara tidak sehat (bendera kuning)/sangat tidak sehat/berbahaya (bendera merah), mereka harus tetap tinggal di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup.
3.Setiap orang yang mengeluhkan gejala penyakit paru dan jantung (sesak nafas, nyeri dada) supaya segera mencari bantuan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila diperlukan.
4.Setiap keluarga perlu menyediakan masker asap yang sesuai untuk digunakan apabila diperlukan.
5.Pada saat kondisi udara tidak sehat/sangat tidak sehat/berbahaya (bendera kuning s/d merah), setiap orang harus menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar ruang sesuai aturan.
6.Usahakan banyak minum untuk mengurangi efek partikulat. Jangan mengkonsumsi obat anti histamin atau obat-obat lain yang dapat membuat saluran nafas menjadi kering, kecuali direkomendasikan oleh dokter.(red/tiv)

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...