Warga Desa Bathin Sobanga Diijinkan Pulang dari RSUD Mandau Karena Negatif Corona
Bathin Sobanga- portalriau.com- Mardiana Hasibuan ( 45) warga Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan yang sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Mandau sebagai pasien dalam pengawasan ( PDP) akhirnya bisa kembali pulang ke rumah .Hal itu dilakukan setelah menerima hasil lab dari Jakarta pada hari ini (23/3/20) dimana yang bersangkutan negatif Corona.
" Alhamdulillah Mardiana Hsb warga kita yang sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Mandau selama hampir seminggu sudah kembali ke rumah bergabung dengan keluarga.Mardiana Hasibuan bisa kembali setelah hari ini (24/3/20) menerima hasil lab dari Jakarta yang hasilnya adalah negatif Corona,", kata Kades Bathin Sobanga Sondi Sidabutar,SH kepada media ini dengan rasa gembira.
Dikatakan nya pulangnya Mardiana Hsb kembali ke rumah mendapat sambutan dari perangkat desa dan juga tokoh masyarakat.
" Kita sengaja menyambut kepulangan warga dari RSUD Mandau dengan hasil negatif.Hal ini tentunya membuat masyarakat sekitar lega apalagi sempat viral informasi tersebut di media sosial.Kita harapkan masyarakat dapat menerima kehadirannya kembali di tengah keluarga dan masyarakat,", harap Kades Bathin Sobanga.
Direktur RSUD Mandau dr Sri Sadano Mulyanto atau yang akrab dipanggil Ibeng saat dihubungi membenarkan kepulangan pasien dalam pantauan ( PDP) Mardiana Hasibuan.
" Benar,tadi siang ibu Mardiana sudah bisa pulang ke rumah setelah dirawat di ruang isolasi sejak 17/3 lalu sampai siang tadi .Kita beri ijin pulang setelah menerima hasil lab dari Jakarta yang hasil nya adalah negatif.,", Kata Direktur RSUD Mandau.
Ditambahkan bahwa pada hari kedua saat dirawat sudah ada perbaikan yang cukup lumayan.
"Namun belum kita bisa kasi ijin pulang.Karena harus menunggu hasil lab yang kita kirim melalui Labkesda Pekanbaru yang selanjutnya dikirim ke Lab Jakarta.Nah setelah tadi pagi hasil lab nya datang dengan hasil negatif barulah kita beri ijin pulang,", kata dr Ibeng.
Direktur RSUD Mandau mengimbau agar masyarakat jangan terlalu panik melihat petugas kesehatan menggunakan alat perlindungan diri saat menangani warga yang berobat ke rumah sakit.
" Jangan menganggap pasien sudah positif kalau petugas gunakan alat perlindungan diri saat menangani pasien.Karena itu adalah langkah antisipasi saja sesuai dengan SOP.Kita harapkan masyarakat tetap tenang dan jangan panik.Mari sama sama mengikuti arahan pemerintah dalam langkah langkah pencegahan penularan Virus Covid - 19 ini,,", harapnya (Jon)