Warga Kian Resah Terkena Penyakit, Libur Sekolah di Rohul Diperpanjang Dua Hari Lagi
PASIR PANGARAIAN- Setelah sempat diliburkan selama 4 hari pekan lalu, dampak kabut asap kembali mengakibatkan para pelajar di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai Senin (26/10/2015) hingga Selasa (27/10/1015) diliburkan kembali, menyusul semakin pekatnya kabut asap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul, HM Zen, Selasa (26/10/2015) mengakui, diperpanjangnya libur sekolah karena dampak kabut asap, karena adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau. “Sepanjang adanya intruksi Dinas pendidikan Riau agar pelajar diliburkan akibat kabut asap, kita juga akan intruksikan seluruh sekolah diliburkan, dan kita ikuti intruksi Provinsi,” sebut HM Zen.
HM Zen menyatakan, intruksi Provinsi dilaksanakan, karena adanya surat intruksi meliburkan pelajar karena dampak bahaya kabut asap yang menyelimuti Rohul sejak lama, akibat kabut asap kiriman Provinsi tetangga.
“Bila nantinya ada surat kembali pelajar diliburkan, maka kita akan liburkan anak sekolah. Namun, agar pelajaran tidak tertinggal, diharapkan para guru sekolah bisa membuat semacam mata pelajaran bagi anak yang dikerjakan di rumah, agar anak tetap bisa berlajar,” harap HM Zen.
Sementara itu, beberapa waktu lalu, Bupati Rohul, Drs H Achmad M,Si, mendesak pemerintah Provinsi dan pusat, segera tangani permasalahan kabut asap akibat kebakaran Hutan dan lahan (karhutla).Karena, kabupaten Rohul juga sebagaian dari Indonesia, apalagi di Rohul sendiri tidak ada karhutla namun itu berasal dari kabupaten dan Provinsi tetangga.
Bupati juga sempat menyatakan kekesalannya, dimana dirinya secara tegas menyatakan, khawatir terhadap generasi bangsa saat ini, karena dampak kabut asap yang terjadi. Apalagi dampak kabut asap dengan jangka panjang, akan mengakibatkan generasi muda kedepannya bisa terkena penyakit berbahaya. (dpr/Ram)