Bengkalis Pagi ini Kembali di Landa Kabut Asap Pekat

BENGKALIS – Kabut asap yang menyelimuti seluruh wilayah di Kabupaten Bengkalis, sejak Jum’at (25/9/2015) hingga Senin (28/9/2015) pagi ini masih pekat. Bahkan cenderung semakin pekat.

Mengetahui belum adanya perubahan kualitas udara yang cukup signifikan ke arah yang lebih baik tersebut, Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Haroffie kembali mengatakan, sudah meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) bersama Dinas Kesehatan (Dinskes), untuk terus memantaunya.

“Kalau nanti hasil pantauan sudah pada kondisi yang tidak sehat apalagi membahayakan, kita sudah minta BLH dan Dinkes terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera meliburkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah. Disdik juga sudah kita minta untuk terus berkoordinasi dengan BLH dan Dinskes,” ujar Ahmad Syah, Senin (28/9/2015) pagi.

Selain itu dan jika hari-hari ke depan kabut asap kian pekat, Ahmad Syah juga kembali mengimbau warganya untuk membatasi aktivitas di luar rumah atau sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah. Bila memang tidak bisa dihindari, supaya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Lebih-lebih untuk mereka yang rentan terhadap kabut asap, imbuh Ahmad Syah, seperti mereka yang berusia lanjut dan anak-anak. Begitu pula mereka yang mempunyai penyakit kronis seperti asma dan paru-paru serta kondisi daya tahan tubuh yang rendah, agar tidak beraktivitas di luar rumah.

“Sementara bagi yang berkendara, khususnya sepeda motor agar menghidupkan lampu kendaraannya. Selain memang sudah menjadi ketentuan undang-undang lalu lintas yang harus dipatuhi, hal ini juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap,” pesan Ahmad Syah.

Pesan serupa juga disampaikannya untuk warganya yang beraktivitas di laut. “Gunakan suar tanda lampu darurat bila sedang ada kabut asap kuat, atau membatasi aktivitas untuk mencegah kecelakaan,” harap Ahmad Syah.

Kepada warganya mantan Kepala Bapedalda Pemprov Riau ini juga mengingatkan warganya, selain minum air putih lebih banyak dan lebih sering, ada beberapa cara untuk melindungi diri dari kabut asap.

Diantaranya, penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik, serta buah-buahan harus dicuci sebelum dikonsumsi, dan bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu di masak dengan baik.(dpr/sya)

Berita Terkait

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...