Bupati Minta Tim Terpadu Untuk Patroli Kelaut
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno Am meminta kepada tim terpadu yang telah dibentuk segera turun ke laut untuk mengawasi dan mencegah praktek illegal fishing atau pencurian ikan yang tengah marak saat ini. Pasalnya, Untuk memberantas Ilegal fishing harus dibutuhkan kerjasama semua pihak tanpa harus dibebankan kepada pemerintah.
"Kami minta tim terpadu segera lakukan koordinasi. Kalau perlu lakukan patroli guna melihat langsung kondisi perairan Rohil apakah masih marak illegal fishing atau tidak, "kata Suyatno kepada sejumlah wartawan, Kamis (8/9) di Bagansiapiapi.
Menurut Suyatno, dalam memberantas illegal fishing perlu komitmen bersama, karena pengawasan diperairan tidak hanya tugas pemerintah daerah semata melainkan kerjasama tim yang telah dibentuk. "Semua tim terpadu mari kita jaga bersama laut Rohil ini. Kalau nanti ditemukan tangkap dan proses, "tegasnya.
Tim terpadu dalam menangani tindak pidana perikanan diwilayah Rohil itu meliputi Polair, TNI AL, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut), Kejaksaan Negeri (Kejari) , Pengadilan Negeri (PN) , Dinas Perhubungan (Dishub), Syahbandar, Bea Cukai, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rohil, "Kata Suyatno. (Dpr/Af)