Camat dan Kades di DAS Ikuti Sosialiasi Fasilitasi Gerakan Nasional Kemitraan Air
ROKAN HULU- Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Badan Wilayah Sungai III Pekanbaru, Kamis (26/11), taja sosialiasi Fasilitasi Gerakan Nasional Kemitraan Air.
Kegiatan dibuka Sekda Rohul, Ir Damri Harun, dihadiri perwakilan Kementrian PUPR RI Badan Wilayah Sungai III Pekanbaru, Ir Supriadi M.Sc, perwakilan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Dody Atmajaya M.Si, hadirkan peserta, terdiri dari 75 peserta, baik Kepala dinas terkait, mulai Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP), Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK), Bappeda, Camat dan Kades yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), LSM lingkungan yang digelar di Hall Convention Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pangaraian.
Kegiatan selama 2 hari yang difasilitasi Bappeda Rohul mulai 26-27 November 2015, hadirkan pembicara dari Kemendagri dan PUPR RI Badan Wilayah Sungai III Pekanbaru, yang inti kegiatannya dengan terbentuknya Forum Masyarakat Kemitraan Penyelamatan Air di Rohul, nantinya diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan tentang rencana aksi dalam rangka gerakan nasional.
“Dengan terbentuknya Forum tersebut, maka akan dibentuk Forum yang di SK kan Bupati Rohul dan komponen yang terlibat dapat melakukan langkah penyelamatan air di wilayah DAS. Selain itu, dapat memberikan informasi terhadap kegiatan yang mengarah ke penyelamatan air dan pemborosan penggunaan air,” terang Sekda Rohul, Damri, didampingi Supriadi dan Dody Atmajaya, yang juga hadir Kepala Bappeda Rohul, Nifzar .
Sementara itu, dikatakan Supriadi, bahwa sumber air irigasi di Sei Dua Okak telah mendapatkan anggaran pembangunan irigasi Primer, untuk mengairi potensi 1300 hektar sawah dengan sistim Multi years APBN hingga tahun 2015 sebesar Rp137 miliar. “Kemudian, pembangunan waduk serba guna di Lompatan Harimau Kecamatan Rokan IV Koto, yang kini sudah dilakukan study kelayakan Style Ingenering Design dan Amdal dimana fisiknya akan dilaksanakan di tahun 2017,” sebut Supriadi.
Sementara itu, menurut Kepala Bappeda Rohul, Nifzar, dimana waduk serba guna di Lompatan Harimau Kecamatan Rokan IV Koto yang dibangun akan hasilkan sumberdaya listrik dengan potensi 76 Mega Whatt (MW), sumber irigasi untuk potensi pertanian berkelanjutan, program perikanan perairan umum, serta menjadi kawsan objek wisata. "Nantinya, di lompatan Harimau tersebut, menjadi Multy Player Efek untuk kesejahteraan masyarakat, melalui forum yang sudah terbentuk nantinya,” kata Nifzar.
Sikapi dengan dapatnya bantuan pembangunan irigasi Primer Sungai Duo Okak termasuk Lompatan Harimau, Sekda Rohul sangat merespon kegiatan Sosialiasi Fasilitasi Gerakan Nasional Kemitraan Air yang digelar PUPR RI Badan Wilayah Sungai III Pekanbaru.
Sekda juga menyampaikan, terkait kondisi umum kabupaten Rohul, yang dialiri 3 sungai besar juga alam serta musim, yang sangat mempengaruhi kondisi air sungai disaat musim panas akan kekeringan, sedangkan di musim penghujan akan kebanjiran. “Namun, bila seluruhnya nantinya diserahkan ke Kabupaten/ kota, maka tidak akan sanggup mengelola sumber air tersebut. Sehingga diharapkan, bisa bersinergi dan shearing antara kabupaten, Provinsi dan pusat,” papar Sekda. (dpr/Ram)