Dalam Jangka 30 Menit, Air Terus Naik Ribuan Rumah di Rohul Terendam
Portalriau.com - ROKAN HULU - Akibat naiknya Sungai Batang Lubuh, akibat hujan sejak Kamis (10/12) malam, Dalam jangka 30 menit, air dari Sungai Batang Lubuh, ribuan rumah dan jiwa di tiga desa, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Jumat (11/12) pukul 07.50 Wib, direndam banjir.
Bahkan banjir itu sudah memutuskan akses di Kota Pasir Pangaraian, sebab air di Simpang Supra, Desa Babusssalam, kondisi air sudah menaik, bahkan sudah lewat 30 centi meter. Sehingga untuk kenderaan roda dua dan roda tiga sudah tidak besak lewat lagi.
Tiga desa di Kecamatan Rambah yang terendam tersebut, yakni, Desa Pematang, Berangan, Babussalam, Rambah Tengah Utara (RTU), akibat banjir tersebut, masyarakat harus menggunakan jalan alternatif lewat jalan Lingkar KM 4 Pasir Pangaraian.
Terpantau dibeberapa titik ada yang ketiggian air sekitar 1, 5 meter sampai 2 meter, diperkirakan air masih terus naik. Sementara di lapangan hanya terlihat beberapa orang Anggota kepolisian dari Polres Rohul, sementara petugas lainnya belum terlihat lagi.
"Air begitu cepat naik pak, sehingga tak satupun barang-barang yang bisa diselamatkan, ini belum ada bantuan pak, beraspun sudah basah semua," tutur Ani dengan nada sedih.
Sementara seorang Abang Becak A. Hasibuan, dirinya terpaksa mengantar langganan dari Jalan Lingkar KM4 Pasir Pangaraian. "Iniloh pak, awak harus memutar ini, anak sekolah wajib kita mengantar anak sekolah ini, karena mereka kini ujian hari ini pak," pungkas A. Hasibuan.
Tidak itu saja, bahkan di Desa Rambah Tengah Hulu (RTH-Pawan), Kecamatan Rambah, air juga menggenangi ratusan rumah warga, akibat meluapnya Sungai Pawan, sehingga masyarakat kini kondisi sudah kocar-kacir.
"Balum ada bantuan untuk di desa Pawan ini, pak, kami ingin supaya ada bantuan pak, sebab kami tidak bisa kerja lagi pak," tutup Ria yang hendak mau pergi kerja di Pemkab Rohul. (DPR)