“DERITA MELAYU ASAP RIAU”
Pekanbaru - Rizky Rahmadani selaku PJ Ketua Umum Cendekiawan Muda Melayu (CMM). Sangat mengecam atas Derita kabut Asap di negeri Melayu Provinsi Riau ini. Dikatakan oleh beliau bahwa Riau yang katanya salah satu provinsi yang ada di Indonesia merupakan Negeri yang subur, kaya akan hasil sumber daya alamnya, siapapun yang tinggal dan berdomisili di bumi lancang kuning secara otomatis terMELAYUkan dengan taat kepada kearifan lokalnya, secara logika sederhana bahwa masyarakat Riau sejahtera dengan bumi Melayu yang ditempatinya, pada awalnya negeri kami yang damai dan tentram dengan ketaatan masyarakatnya kepada kearifan lokal mulai terusik dengann serakanya oknum-oknum yang melacurkan diri kepada pusat dan asing untuk kepentingan pribadi dan kelompok kecilnya sehingga mengorbankan masyarakat Riau secara umum.
“Namun hasil sumber daya alam di negeri ini tidak dapat dinikmati oleh masyarakat Riau secara umum diakibatkat keserakahan dari Pemerintah pusat yang melacurkan diri kepada asing untuk mengeruk keuntungan dari sumber daya alam negeri ini, apalagi tokoh dan pemuda melayu sengaja di buat terpecah belah dengan kepentingannya kelompok kecilnya sehingga mudah di adu domba, jangankan pemerintahan pusat untuk peduli dengan kondisi tersebut, bahkan dengan terang-terangan pusat menertawakan masyarakat Riau dengan mengatakan orang Riau semuanya bodoh.! Apakah masih diam Melayu,?!!” Ujar Rizky
Terkait Asap di Riau merupakan kejahatan kemanusiaan yang berdampak sangat buruk bagi masyarakat Riau khususnya bagi ibu-ibu hamil dan anak-anak yang sangat mudah terjangkit penyakit, sampai saat ini sudah 18 tahun masyarakat menghirup udara dengan asap, sudah sangat banyak pula korban yang muncul akibat bencana ini, seperti penyakit Ispa bahkan merenggut jiwa. apakah bencana ini disengaja oleh pihak tertentu untuk melenyapkan masyarakat Riau.?! tentunya perlu keseriusan dari semua Stace Holder untuk duduk bersama dalam mencegah dan mencari solusi konkrit dalam permasalahan ini, agar tidak terjadi kembali Asap setiap tahunnya.
“Kami Cendekiawan Muda Melayu (CMM) selaku Organisasi kepemudaan di negeri Melayu Riau ini mengajak para tokoh-tokoh melayu, pemuda-pemudi melayu bersatu atas kabut Asap yang menzolimi Anak keponakan di Riau yang dilakukan pihak-pihak perusahaan besar dengan sengaja membakar hutan, dan kami juga meminta dengan hormat presiden RI untuk mencabut izin semua perusahaan yang terbukti terjadi kebakaran baik itu disengaja ataupun tidak disengaja yang telah membuat Kabup Asap di negri melayu ini ini”. Sambung PJ Ketua Umum CMM.(dpr/alman)