Di duga  PT PCR Bahaya! Mestinya PKS PT PCR Distop,

Di duga PT PCR Bahaya! Mestinya PKS PT PCR Distop, "Terkait Limbah PKS".

Mandau (Portalriau.com)- Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas LH Kabupaten Bengkalis, Wahyuddin rada bingung dan tidak bisa menjelaskan secara tekhnis hasil lab PUPR Provinsi Riau di atas baku Mutu (berbahaya) terkai sampel limbah PKS PT PCR yang di buang ke media lingkungan.


Saat ditanya, seperti apa bahaya limbah yang mencemari lingkungan, mantan Kabid Dinas DPMPD Kabupaten Bengkalis tidak bisa jawab karena bersifat tekhnis.


Begitu pula, saat ditanya terkait rehabilitasi media lingkungan yang tercemar disebabkan PKS PT PCR membuang limbah ke media lingkungan. Wahyuddin lagi-lagi bingung tak bisa menjawab secara tekhnis.


Seperti diberitakan sejumlah media online dan salah satu media cetak lokal, Kepala Dinas LH Kabupaten Bengkalis  Arman AA pada Kamis (12/4/2018) lalu mengatakan, hasil lab sampel Limbah PKS PT PCR yang mencemari media lingkungan sudah keluar hasilnya dari PUPR Provinsi Riau.  "Hasilnya cukup mengagetkan diatas baku mutu (berbahaya , red)," ujarnya.


Sementara, pengamat Sosial Kecamatan Sosial Duri, Kecamatan Mandau, Refri mengatakan, kalau hasil lab PUPR Provinsi Riau menyatakan sampel limbah PKS PT PCR yang di buang ke media lingkungan bahaya.


PKS mesti di stop beroperasi, jika perlu harus ditutup sementara sampai di buat kanalisasi dan sentrilisasi media lingkungan yeng tercemar, pungkasnya.


Menurut aktivis lingkungan hidup dari Yayasan Riau Madani, Ahmad Jhoni kepada katakabar.com tadi sore, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis lucu. Sampel limbah cair yang di buang PKS PT PCR ke media lingkungan sudah keluar dari PUPR Provinsi Riau.


Hasilnya bahaya, mestinya bahaya itu harus dijelaskan secara detil biar masyarakat yang berada di sekitar operasional pabrik paham sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi akibat dampak limbah pabrik yang di buang ke media lingkungan.


Terkait sanksi kata Jhoni, Dinas Lingkungan Kabupaten Bengkalis mesti berpedoman kepada perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.


"PT PCR dan manajemennya itu sudah salah, sanksinya kok  ringan hanya  administrasi," katanya.


Segala izin harus dipertimbangkan kembali, pihak perusahaan harus cepat mengambil langkah dan tindakan.


Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis jangan cuma beri sanksi administrasi. Benahi dulu administrasinya baru pabrik bisa beroperasi. Sebelum beres administrasi tutup dulu pabrik itu," tandasnya.di lansir dari kata abar
.com. 

Berita Terkait

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi melantik Muslimin Hadi Wibowo sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) tahun…...

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...