Dirgahayu HUT Damkar ke 67 Tahun 2016, Stop Kebakaran dan Pencemaran Udara
ROKAN HULU-Apel dirgahayu Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke 67 Tahun 2016, masyarakat Negeri Seribu Suluk, diminta stop kebakaran dan pencemaran udara, karena berdampak bahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan itu digelar di Halaman Kantor Bupati Rohul, Komplek Praja Pemda Pasir Pangaraian, Kamis (17/3), bertindak sebagai Infekstur Upacara (Irup) Bupati Rohul, Achmad dan komadan upacara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, Aceng Herdiana.
Kegiatan itu, selain dihadiri Bupati Rohul, tampak hadir Forkopinda Rohul, kepala badan, dinas dan kantor, Satuan Reaksi Cepat (SRC) BPBD Rohul, Tokoh Masyarakat, para pejalar, TNI, Polri, Satpol PP Rohul dan lainnya.
HUT Damkar tersebut jatuh pada 1 Maret 2016, namun baru kali ini dilaksanakan, kegiatan ini mengambalil thema "Professionalitas Pemadam Kebakaran Hadir Memberikan Pelayanan, Pencegahan, Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan sebagai perwujuudan butir pertama nawa cita"
Saat itu, Bupati Rohul membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Cahyo Kumolo yang menyatakan bangsa ini juga bisa dikategorikan sebagai laboratorium bencana di dunia.
Namun, Achmad mengungkapkan kalau untuk di Riau satuan komando dalam menanggulangi kebakaran, khususnya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) langsung dipimpin Kapolda Riau.
Menurut Achmad, peristiwa kebakaran itu, akibat ulah manusia itu sendiri, Rohul termasuk daerah yang rawan kebakaran, untuk diingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat dan lingkungan agar tetap menjaga supaya jangan ada terjadi Karlahut,
"Ingat kata pepatah, petitih "Api kecil jadi kawan, kalau sudah besar jadi lawan" ini harus jadi pedoman kita," ucap Achmad lagi.
Untuk itu, masyarakat Rohul diminta untuk mewaspadai kebakaran, karena kini musim kemarau, karena tugas pemadam kebakaran resikonya tinggi. "Jadi kedepan perlu harus difikirkan dari resiko kerjanya, mestinya mereka seharusnya mendapat intensif khusus," sebut Achmad.
Bupati Rohul dua priode terssebut, menerangkan, kalau bencana kebakaran itu merupakan tanggung jawab bersama, meskipun ada satuan khusus yang di tugaskan. "Tugas kalian ini sangat terhomat, karena tugas kalian sangat beresiko, jadi kalian ini termasuk para pahlawan bangsa ini," sebut Achmad kepada para pasukan Damkar sambil menyebut slogan "pantang pulang sebelum padam. (dpr/adv/hms)