Ini Pesan Mendagri Kepada Bupati Bengkalis

Ini Pesan Mendagri Kepada Bupati Bengkalis

BENGKALIS -- Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan, sebagai ancaman, salah satu hal yang harus diwaspadai dan harus dilakukan deteksi dini di masing-masing daerah adalah terorisme dan radikalisme.

Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan itu, Jum'at (22/4/2016), ketika memberi pengarahan ketika membuka Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri (PKPDN) Angakatan I Tahun 2016 bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak, 9 Desember 2015.

Pembukaan PKPDN yang diikuti 92 Bupati, Walikota dan Wakil Bupati dari seluruh Indonesia itu, dipusatkan diBadan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Badan Diklat) Kemendagri, Jalan Taman Makam Pahlawan No. 8 Kalibata, Jakarta Selatan.

Usai mengikuti pembukaan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang juga peserta PKPDN Angakatan I tersebut langsung meminta seluruh camat, dan kepala desa/kelurahan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini untuk melakukan hal serupa. Begitu juga seluruh aparaturnya.

Setiap camat maupun kepala desa/kelurahan di daerah ini, imbuh mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, harus mengetahui lebih dahulu dan melaporkan pada dirinya secara langsung bila mengetahui adanya sekecil apapun potensi terorisme dan radikalisme di wilayahnya masing-masing.

"Karena terorisme dan radikalisme merupakan ancaman dan bila diumpakan gelas yang pecah, maka sebagaimana dikatakan Mendagri, seorang camat maupun kepala desa/kelurahan, mesti tahu persis mengapa gelas itu pecah," imbuh Amril.

Tak hanya itu, sambungnya mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini, juga harus tahu penyebab mengapa pecah, berapa banyak pecahannya, serta berapa orang yang terkena pecahannya.

"Tentunya tidak boleh membiarkannya bila mengetahui adanya potensi terorisme dan radikalisme di wilayahnya. Segera laporkan pada kami. Ibarat api, jangan biarkan sampai api tersebut membesar. Karena kalau sudah membesar akan sulit dipadamkan," tegas Amril.

Di bagian lain, suami Kasmarni ini minta seluruh warganya juga mewaspadainya. Segera melaporkan bila adanya potensi terorisme dan radikalisme yang diketahui kepada aparat keamanan maupun aparatur pemerintah terdekat.

Selain itu dan sebagaimana juga harapan Mendagri, Amril juga minta camat maupun kepala desa/kelurahan untuk lebih mengefektifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di wialayah masing-masing.

"Apalagi saat ini kami mendengar banyak laporan adanya gangguan keamanan di sejumlah tempat, seperti pencurian di rumah-ruma penduduk. Aktifkan kembali Siskamling agar gangguan tersebut dapat dicegah," pungkas Amril yang akan mengikuti PKPDN hingga 25 April 2016 mendatang.(dpr/adv/hms)

Berita Terkait

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...

Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco

Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal…...

Wabup bersama Masyarakat Bengkalis, Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqomah

Portalriau.com - BENGKALIS - Bersama masyarakat Bengkalis, Wakil Bupati (Wabup) H. Bagus Santoso melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Rabu 27 Mei…...