Kabel ditanah alami Gangguan, 20 Jam Listrik Mati di Bangko
BAGANSIAPIAPI - Adanya Gangguan kabel ditanah membuat Listrik mati total selama lebih kurang 20 Jam di Kecamatan Bangko dan sekitarnya pada Rabu (17/6) kemaren. Listrik kembali hidup saat masyrakat melaksanakan Sholat Tarawih perdana sekitar pukul 20.15 Wib.
"Penyebab Listrik mati adanya gangguan kabel tanah penyulang dikepenghuluan Teluk Pulau kecamatan Rimba Melintang dan kepenghuluan sedinginan kecamatan Tanah Putih dari Gardu Induk (GI) Duri, "kata Manager PLN Rayon Bagansiapiapi Andi Arif, Kamis (18/6) di Bagansiapiapi.
Dikatakan Andi Arif, Pihaknya telah berupaya mencari titik namun belum berhasil ditemukan. "mencari titik tidaklah mudah, sejak listrik mati pihaknya telah mengecek dengan menggunakan sistem Manual. Titik berhasil ditemukan sekitar pukul 16.00 Wib, "ujarnya.
Diakui Arif, pihaknya mancari titik kerusakan dimulai pukul 09.00 wib dengan cara melakukan pengukuran disepanjang kepenghuluan Ujung Tanjung dan Kepenghuluan sedinginan. Ternyata kendalanya ada dipangkal tepatnya di Gardu Induk yang berada di Duri.
Setelah ditemukan titik kerusakan, Pihak PLN langsung melakukan pengerjaan lebih kurang 2 jam yakni hingga pukul 18.00 WIB. setelah itu dilakukan uji coba dan aliran listrik kembali dimasukkan ke sistem. Ternyata tak sampai disitu ada juga kendala di Ujung Tanjung berupa gangguan kabel sehingga listrik tak mengalir. Tim kembali mengejar buru-buru ke Ujung Tanjung dan melakukan perbaikan.
Setelah dipastikan tak ada lagi gangguan barulah listrik kembali normal dan bisa dihidupkan kembali. Untuk areal Bagansiapiapi tak ada kendala hanya saja karena alirannya sama dari GI Duri sehingga secara otomatis mati apabila ada kendala dijaringan Ujung Tanjung dan Sedinginan, "katanya.
Andi Arif juga menyampaikan mohon maaf kepada para konsumen, Karena denga pemadaman itu tentunya Kalangan masyarakat sempat khawatir karena saat itu malam puasa pertama dan malamnya akan Tarawih dan Sahur. Bahkan dibeberapa Masjid dan Mushola harus menggunkan Genset, "tutur Andi. (Mpr/Af)