Kadis DLH Kab.Pelalawan Eko Novita : Pelalawan Butuh Alat AQMS Dari Kementerian LHK

Kadis DLH Kab.Pelalawan Eko Novita : Pelalawan Butuh Alat AQMS Dari Kementerian LHK

Pelalawan.Salah satu wujud nyata kepedulian dan memperjuangkan terhadap lingkungan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan berupaya dalam memiliki alat AQMS (Air Quality Monitoring System) Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI

Alat Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Sistem Pemantau Kualitas Udara berfungsi sebagai sistem untuk mengetahui seberapa tingkat pencemaran udara atau baku mutu udara yang ada di wilayah Kabupaten Pelalawan khususnya Kota Pangkalan Kerinci.

Kepala Dinas DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novita ST.MT saat di konfirmasi di ruang kerja (29/06/2021) menyampaikan terkait rencana pelaksanaan pemasangan alat pengendalian pencemaran udara bahwa Tim Survei dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI sudah melakukan peninjauan lokasi di 3 (titik) yang berada di wilayah pemerintahan Kabupaten Pelalawan khususnya bertempat di Kota Pangkalan Kerinci.

Adapun lokasi yang nantinya di rencanakan pemasangan alat AQMS tersebut bahwasanya dari hasil Tim Survei Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan di tetapkan bertempat Kantor Bupati Pelalawan. Terangnya

Dan kami sudah menyurati melalui Surat Bupati Pelalawan Nomor : 660/DLH-PPKL/2021/69 dengan perihal Bantuan Peralatan Air Quality Monitoring System (AQMS) yang ditujukan Ke Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI melalui Dirjen Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan per tanggal 08 Juni 2021 yang di tanda tangani langsung Bupati Pelalawan H Zukri Misran bahwa mohon bantuan untuk dapat di pasang di Kabupaten Pelalawan.

Kadis DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novita ST.MT " dalam proses permohonan untuk di pasang alat AQMS (Air Quality Monitoring System) sudah pernah dilakukan kurang lebih 4(empat) tahunan meminta alat tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI dan belum ada realisasinya".

Dengan harapan, di tahun 2022 mendatang apa yang kita harapkan untuk dapat di realisasikan bahkan bisa menjadi kenyataan. Dan ini memang membutuhkan waktu yang panjang juga terus berupaya memperjuangkan alat AQMS di Kementerian Hidup Dan Kehutanan RI.Harapanya Kadis DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novita ST.MT (Hendri/RZ)

Berita Terkait

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...

Merajut Keberagaman di Bumi Ikabina En Pabolo, Malam Seni Budaya Labuhanbatu Pukau Ribuan Warga

Labuhanbatu,Portalriau.com- Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu ke-81 tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh khidmat. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Malam Pagelaran Seni dan Budaya yang dipusatkan…...

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Masyarakat Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhanbilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan…...