Masyarakat inhu Terancam Gagal Panen Akibat Luapan Air Sungai Indragiri
RENGAT- Luapan Air Sungai Indragiri Memasuki areal persawahaan Desa Rantau Bakung Kecamatan Rengat Barat Seluas 15 hektar Akibat Pintu Air Rusak parah Masyarakat menilai Dinas Pekerja Umum kab.Inhu lalai
Masyarakat Kini Resah,makin hari air semangkin tinggi petani khawatir jika genangan itu tidak secepatnya turun maka padi yang telah ditanam akan mati
Salah satu warga Desa Rantau Bakung Kecamatan Rengat Barat Pasaribu,Mengatakan luapan Air Sungai Indragiri ke areal sawah masyarakat di Karenakan Pintu Air yang tidak berfungsi di Desa Sialang Dua dahan kecamatan Rengat Barat sehingga air sungai masuk dengan deras"Dulu sebelum rusak pintu air cukup berfungsi dengan baik,setelah tindakan pihak pemerintah Dinas pekerja umum melalui Kontraktor yang tidak jelas,Sudah di Bongkar dari tahun 2014 hingga saat ini pintu air tidak kunjung di kerjakan,"ujarnya dengan kesal
Dikatakan Lagi , kalau sudah terjadi banjir seperti ini kerugian petani cukup lumayan. Selain Gagal panen Petani berusaha membuat tanggul namun tetap jebol
jika pemerintah tidak menanggapi hal tersebut warga akan mengadakan demo serta mendesak pihak intansi terkait membuat tanggul darurat "kami bukan tidak bisa membenahi namun kita juga mau melihat sejauh mana pemerintah menangapi hal tersebut,"
kabid sumber daya air hikmat praja,ST.MT, Setelah di konfirmasi Melalui Kasi Operasi dan pemeliharaan menjelaskan bahwa pada tahun 2014 pernah di kerjakan oleh salah satu perusahaan namun putus kontrak,"untuk tahun ini tidak di anggarkan,"jelasnya Erwan,St
Masih Kata Erwan,Namun walau bagaimana Pun pihak dinas PU akan mengatasi semua ini,"kita akan bantu dengan dana tanggap darurat serta membantu apa adanya dengan menyediakan Plat besi sesuai permintaan masyarakat,karena ini demi kepentingan bersama,"ujarnya di hadapan Masyarakat.(mpr/put)