Perairan Rohil bebas dari Kabut Asap
BAGANSIAPIAPI - Kabut asap akibat dari kebakaran Hutan Dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti beberapa daerah dipropinsi Riau sangat menganggu jarak pandang. Akibat dari Kabut asap itu beberapa sekolah dan Arus lalu lintas Trasnportasi baik darat, Laut dan udara menjadi terganggu.
Berbeda dengan kabupaten Rokan Hilir yang terletak diselat melaka, Kabut asap dari karhutla ternyata tidak berpengaruh dengan jarak pandang diperairan Rohil, pasalnya jarak pandang diperairan rohil saat ini masih Normal dan aktifitas nelayan tetap berjalan seperti biasanya.
"Jarak pandang diperairan rohil saat ini masih normal dan tidak ada sama sekali diselimuti oleh kabut asap. Para nelayan kita saat ini juga masih tetap melaut dan tidak ada sama sekali keluhan akibat dari kabut asap tersebut, "kata Kadiskanlut Rohil, M Amin, Selasa (8/9) diruang kerjanya.
Dijelaskan Amin, Dirinya bersama tim Bupati Rohil telah melihat secara langsung kondisi diperairan rohil saat menghadiri acara Wirid Akbar Badan Kontak Majelis Taklim, Minggu (6/9) dikepenghuluan Sungai daun, kecamatan Pasir Limau kapas (Palika). Dimana Jarak pandang diperairan dari Bagansiapiapi hingga kepalika masih stabil dan normal, "ujarnya.
"Kabut asap diperairan rohil tidak ada, karena Rohil terletak dipesisir selat melaka yang anginnya sangat kencang yang membuat asap tidak menetap dan sering berpindah-pindah. Kendati demikian, para nelayan maupun sopir Armada laut juga dihimbau untuk tetap waspada, karena kabut asap sewaktu-waktu bisa menganggu jarak pandang yang tentunya membuat rawan terjadinya laka lantas, "pesan Amin. (dpr/Af)