Plt Gubri dan Sekda Tak Kompak, Penanganan Asap Tak Terkordinasi

Plt Gubri dan Sekda Tak Kompak, Penanganan Asap Tak Terkordinasi

Jakarta-Penanganan asap di provinsi Riau terlihat kacau seakan tidak ada koordinasi. Itu dikarenakan Sekretaris Daerah provinsi Zaini Ismail ternyata tidak memiliki kekompakan dengan Plt. Gubenur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

"Konsekuensinya berakibat sampai menelan korban jiwa padahal itu seharusnya tidak perlu terjadi. Padahal permasalahan asap dan kebakaran hutan di Riau bukan hal yang baru terjadi, tetapi baru kali ini sampai jatuh korban jiwa," ujar Koordinator Sumatera Masyarakat Transportasi Otonomi Daerah (MTOD) M.Junaedi dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (14/9).

Menurut Junaedi, Akibat ketegangan dan ketidak harmonisan Sekda Riau dengan Plt Gubenur mengakibatkan koordinasi antara Pemprov dengan Pemkab/Pemkot buruk. Koordinasi tidak berjalan dan tidak ada tindakan nyata dari Pemprov untuk meminimalisir asap dan kebakaran hutan. Itu terlihat dari tidak dibentuknya Tim Krisis Center.

"Dugaan yang melatar-belakangi hubungan Sekda Riau, Zaini Ismail sampai tidak harmonis karena Arsyadjuliandi Rahman yang sudah hampir lebih dari setahun masih juga menjabat Plt Gubenur padahal dia terjerat oleh KPK dalam kasus gratifikasi SKK Migas saat jadi anggota DPR RI," tambahnya.

Tak hanya itu, kata Junaedi, persoalan kedua pimpinan tersebut ditambah dengan adanya usul Arsyadjuliandi mengganti posisi Zaini Ismail dengan Kamsol yang saat ini menjabat Kadisdik Riau. Dari hasil pantauan MTOD,  Kamsol memang orang yang bisa maksimal bekerja-sama dengan Plt Gubenur. Selain dia punya kemampuan membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan DPR, kemampuannya di atas kemampuan Zaini Ismail," tegasnya.

Lebih jauh Junaedi menjelaskan Kamsol selama ini dikenal telah berhasil memajukan pendidikan di Riau dan melakukan penghematan dengan cara menjalin hubungan yang baik dengan PT Bintang Ilmu milik Wimpi Ibrahim, perusahaan penyedia alat-alat peraga pendidikan. Hubungan itu memberikan diskon harga tersendiri bagi Pemprov Riau. "Jika Plt Gubenur terjerat KPK, maka yang menjadi Plt Gubenur Riau adalah Zaini Ismail, sepertinya itu yang melatar belakang Zaini kurang bisa bekerja-sama dengan Arsyadjuliandi," katanya(dpr/arj)

Berita Terkait

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...