Plt Gubri : Kebakaran Lahan dan Hutan Harus Diatasi Bersama-sama

Plt Gubri : Kebakaran Lahan dan Hutan Harus Diatasi Bersama-sama

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan kedepan tugas penyuluh akan semakin berat karena banyak tuntutan masyarakat, baik dari sektor pertanian, perkebunan, perternakan, pariwisata dan permasalahan lahan dan hutan di Provinsi Riau yang harus diselesaikan bersama-sama. 

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Temu Akbar Penyuluhan se Provinsi Riau dengan tema "Peningkatan peran penyuluhan dalam rangka pencegahan kebakaran lahan dan hutan melalui penguatan dan peningkatan kesejahteraan petani kelompok tani hutan", dihadiri 620 penyuluh yang dilaksanakan di Pekanbaru, pada Kamis (3/3/16). 

Plt Gubri mengatakan permasalahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahun akibat pembukaan lahan bagi orang yang tidak bertanggung jawab harus harus dihentikan."Saya berharap permasalahan kebakaran lahan dan hutan harus diatasi bersama-sama dengan masyarakat guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan," ujarnya. 

"Potensi di Provinsi Riau sangat banyak dan harus digerakkan bersama-sama terutama instansi dan stokholder di Pemerintahan Provinsi Riau tidak boleh maju sendiri-sendiri," ujar Plt Gubernur dalam pengarahannya. 

Sekretaris Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Riau Ferry HC mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan siswa-siswa Sekolah Menengah Kehutanan Atas (SKMA) Provinsi Riau sebagai calon penyuluh yang siap turun ke masyarakat. 

Selain menyiapkan sumber daya manusia, Ferry mengatakan pihaknya juga telah membentuk 15 kelompok tani di wilayah hutan di Kabupaten Pelalawan. Ke 15 kelompok tani Pelalawan tersebut juga difungsikan sebagai penjaga kawasan hutan agar tidak terbakar. 

"Kelompok ini cukup efektif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan serta mengurangi tingkat kebakaran setiap tahunnya," ujarnya.

Saat ini jumlah penyuluh di Provinsi Riau ada sebanyak 1.127 orang. Akan tetapi jumlah tersebut dinilai masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah desa yang ada di Provinsi Riau. (fr/rls/van)

Berita Terkait

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...

Merajut Keberagaman di Bumi Ikabina En Pabolo, Malam Seni Budaya Labuhanbatu Pukau Ribuan Warga

Labuhanbatu,Portalriau.com- Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu ke-81 tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh khidmat. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Malam Pagelaran Seni dan Budaya yang dipusatkan…...

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Masyarakat Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhanbilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan…...