PMKS PTPN Sei Tapung Kembali Diduga Cemari Sungai, Masyarakat Minta Didenda Rp 1 M

PMKS PTPN Sei Tapung Kembali Diduga Cemari Sungai, Masyarakat Minta Didenda Rp 1 M

ROKAN HULU-Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT PNV Sei Tapung, diduga kembali mencemari Aliran Sungai Tapung, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis 21 Juli 2016 sekitar pukul 12. 00 Wib, terlihat dampaknya ribuan ikan mati di sungai tersebut.

Masyarakat berusaha melakukan upaya mediasi dengan pihak perusahan,  pada saat itu diwakili  Menejer Pabrik PTPVN Sei Tapung,  H. Tajul Arifin Kamis  malam sekitar pukul 20:00 Wib  di Kantor Desa Tandun  telah mengadakan mediasi untuk mengadakan pertemuan ulang dengan aparat desa, ninik mamak, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyakat lainnya.

Nanti  Tangal 28 Juli 2016 mendatang baru ditentukan apa permintaan masyarakat terkait limbah yang ke 12 kali mencemari Sungai Tapung sejak pabrik berdiri 1987 silam.

Tokoh Adat Atau Ninik Mamak Masyarakat Tandun, Datuk Monguong, pihaknya akan melakukan tuntutan kepada pihak perusahaan supaya mematuhi aturan yang berlaku di republik ini, kalau menurut aturan mereka harus didenda miliaran rupiah.

"Jadi masyarakat meminta kepada pihak Pemkab Rohul supaya mendenda perusahaan tersebut, paling sedikit Rp 1. M, kemudian memulihkan hayati yang ada di Sungai Tapung tersebut," terang, Datuk Monguong, Jumat (22/7).

Sementara itu, pihak perusahaan, diwakili menejer Pabrik H  Tajul Arifin. mengakui limbah dipabriknya mengalami kebocoran dan kedepanya akan lebih berhati-hati dan segera memperbaiki fasilitas di kolam penampungan limbah.

Sementara Warga Tandun menuntut perusahaan melakukan ganti rugi sesuai pasal undang-undang tentang lingkungan hidup yang mana bunyinya jika perusahaan perkebunan sawit limbahnya mencemari sungai minimal  dituntut Kurungan 3 Tahun dan denda Rp 3 milyar, maksimal 10 tahun dan denda Rp 10 milyar, karna perusahaan yang notabene milik negara sudah 12 kali mencemari Sungai Tandun sejak berdiri tahun 1986 lalu.

Ketika hal ini dikonfirmasikan dengan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rohul, Hen Irpan, mengaku kalau tim sudah bekerja keras mulai Kamis malam pukul 20.00 Wib, hingga Jumat pukul 03.00 Wib dini hari, selain melakukan pengambilan sampel, juga melaksanakan treking terhadap parameter air (Uji mutu air).


"Nanti sampel akan kita uji, kita akui adanya dugaan  perusahaan di Wilayah Tandun diduga mencerami lingkungan, namun kita masih tahap investigasi, apakah memang benar-benar itu limbah berbahaya atau tidaknya yangg jelas segala bentuk laporan masyarakat akan kita tindak lanjuti dan kita respon secepat mungkin," paparnya.

Tambahnya, jika nanti benar-benar terbukti akan ditindak sesuai aturan yang berlaku, namun sesuai laporan masyarakat kalau piva limbah perusahaan bocor, ada juga laporan karena sudah lama kemarau kemudian hujan limbahnya melimpah, namun kini masih dicari fakta sesunggguhnya.

"Mudah-mudahan hasil bisa kita ketahui, sebab siapa pun dia kita harus taat terhadap aturan hukumnya yangg ada," pungkas Hen Irpan yang juga Mantan Kepala Bapeda Rohul.(dpr/raj)

Berita Terkait

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi melantik Muslimin Hadi Wibowo sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) tahun…...

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...