Ratusan Rumah di Rambah Hilir Direndam Banjir
Portalriau.com - ROKAN HULU - Akiibat meluapnya aliran sungai Batang Lubuh, juga mengakibatkan ratusan pemukiman masyarakat di tiga desa di Kecamatan Rambah Hilir, terendam banjir, Sabtu (12/12).
Dari informasi data Kepolisian Resor (Polres) Rohul, ratusan rumah di tiga desa di Rambah Hilir akibat meluapnya sungai Batang Lubuh dan sungai Kumu di Desa Kumu. Tetapi di sebagian daerah genangan banjir sudah mulai surut.
Bahkan dampak meluapnya dua sungai, diperkirakan 64 unit rumah warga Desa Rambah (Kumu Induk, Dusun Kumu) terendam, terdiri di RT 01 ada 10 kepala keluarga (KK), RT 02 ada 29 KK, RT 03 ada 25 KK.
“Ketinggian air capai 50 centi meter hingga 100 centi meter, namun hingga saat ini warga belum ada yang mengungsi, sementara kondisi air sudah surut,” kata Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono.
Sambung Kapolres Rohul, puluhan rumah milik sekira 22 KK di Desa Serombou Indah, Dusun Pekan Lama ikut terendam. Sejumlah fasilitas umum ikut terendam, seperti 1 masjid, 1 mushala, 1 sekolah dasar.
Sementara itu, puluhan rumah di tiga dusun di Desa Rambah Hilir Timur juga ikut terendam, seperti di Dusun Surau Munai (RT 01/ RW01) 6 rumah terendam. Kantor desa dan 1 Taman Kanak-kanak ikut terendam.
“Sampai saat ini warga Surau Munai belum ada yang mengungsi. Kondisi air masih tetap, apabila intensitas hujan tinggi di hulu, maka debit air bisa saja bertambah,” ucap Kapolres Pitoyo.
Kemudian, di Dusun Sejati (RT 01 dan RT 02), 16 rumah terendam banjir hingga Sabtu menjelang siang. Sementara fasilitas umum ikut terendam yakni 1 masjid, dan 1 surau suluk.
Kapolres juga mengaku, diperkirakan 5 unit rumah dan 1 masjid di Dusun Suka Jadi (RT 01/ RW 01) juga ikut terendam banjir, bahkan hingga kini belum surut. (DPR)