Suparman : Penyaringan Limbah di Rutan Rutin Dilakukan

Suparman : Penyaringan Limbah di Rutan Rutin Dilakukan

Terkait Limbah di Rutan Bagansiapiapi


BAGANSIAPIAPI - Menanggapi keluhan masyarakat terkait persoalan limbah Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Bagansiapiapi yang diberitakan Media Massa dijawab oleh Kepala Rutan Cabang Bagansiapiapi Suparman, SH, MH. Dia menyebutkan bahwa pembuangan limbah Rutan itu rutin dilakukan seminggu sekali melalui penyaringan dan bukan sembarangan.

"Saya gak tau keluhan dari mana dan sampai hari ini saya tidak tau keluhan dari siapa. Yang pasti upaya yang sudah kita lakukan untuk mengatasi pembuangan limbah itu kita setiap minggunya rutin melakukan penyaringan, bahkan sistem penyaringan itu sudah dari dulu kita lakukan," kata Suparman, Senin (13/5).

Dalam penyaringan limbah tersebut, jelas Suparman, yang keluar bukan limbahnya melainkan airnya saja, kemudian serapan air itu dibuang keselokan. "Perlu diketahui, Rutan Bagansiapiapi saat ini sudah Over Kapasitas, dimana dari 98 Nara Pidana (Napi) saat ini sudah berjumlah 708 orang yang menghuni.

Tentu ini salah satu pengaruhnya, sehingga mengakibatkan terjadinya pembocoran dan lainnya. Tapi yang jelas kita sudah berupaya melakukan penyaringan," ujarnya.Dia juga berharap agar keluhan yang dirasakan selama ini diperhatikan oleh pemerintah daerah. "Selama ini kita juga sudah menyampaikan persoalan ini kepada pemda setempat. Makanya kita berharap permasalahan tersebut bisa segera diatasi," harapnya.

Mengingat keberadaan Rutan yang saat ini Over Kapasitas dihuni 708 Napi, Suparman mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat ke Kantor Wilayah agar tanah yang berada di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko untuk dijadikan bangunan Rutan.

"Ya kita pada bulan September lalu telah mengirim surat, namun sampai sekarang surat itu belum ada balasan. Tapi yang jelas kami sudah menyampaikan persoalan itu. Kalau memang surat itu sudah ada, maka kami minta secara legal formalnya seperti apa. Jika surat itu sudah jelas dan memiliki sertifikatnya, maka kita akan coba mengajukan ke pusat untuk pembangunan Rutan tersebut," jelas Suparman.

"Lahan pembangunan Rutan di Labuhan Tangga Besar itu lebih kurang seluas 5 Hektar. Dan memang lahan tersebut sebelumnya akan dibuat Islamic Centre, tapi kalau dibuat Islamic Centre berarti lokasi pembangunan Rutan bisa saja di Simpang Dua Ratus Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko," katanya mengakhiri. ( Mpr /Af )

Berita Terkait

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...