Terkait Limbah Pabrik PKS, Kapolres Rohul Minta Periksa Kadis BLH
ROKAN HULU-Terkait sejumlah limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS), di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mencemari lingkungan di tengah-tengah masyarakat, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, diminta supaya melalukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rohul Hen Irpan.
Informasi ini disampaikan Aktifis Rohul yang juga salah satu manager PKS di Rohul , Andri, di dampingi Koordintor Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA-API), Miswan di Pasir Pangaraian, Selasa (22/12).
Informasi yang berhasil dihimpun setiap ada pemberitaan terkait pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan, pihak BLH membawa satu botol hasil penelitian limbah ke PKS. "Kemudian diduga dilakukan komukinasi yang baik dengan mendapat imbalan tertentu," ungkap Andri.
Lanjutnya, malah mirisnya uang tersebut, digunakan untuk membantu Pasangan Calon (Paslon) Nomor 1 Hafith Syukri-Nasrul Hadi, jadi diminta Polres Rohul supaya memanggil pejabat ini.
Mendengar keterangan itu, Koordinator BARA-API provinsi Riau menyayangkan, jika seperti ini mental aparatur di Rohul, sudah tentu ini sangat merusak tantanan aparatur. "Kami pihak penegak hukum supaya bisa tegas terkait ini, pantaslah selama setiap ada laporan masyarakt terkait limbah yang mencemari sungai dan membuat ribuan ikan mati tidak pernah jelas kasus, atau mengendap hilang begitu saja," pungkasnya.
Ketika hal ini dikonfirmasi dengan Kepala BLH Rohul, Hen Irpan, kalau informasi itu tidak, kalau memang ada silahkan, laporkan saja. "Iti tidak ada kalau ada enak kali," jawabnya di Ujung Telpon. (dpr/raj)