Tim BPBD Rohul Bekerja Optimal Padam Karhutla
PASIR PANGARAIAN- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Aceng Herdiana telah bekerja optimal untuk memadamkan dua titik api di Kecamatan Kepenuhan dan Rokan IV Koto, tapi semuanya sudah bisa dikembalikan.
"Kita bekerja sama dengan TNI, Polri, Satpol PP, termasuk tenaga kerja dari perusahaan untuk sama memadakan api, kini dalam kondisi aman dan terkendali," terang Aceng Herdiana, Jumat (4/9).
Saat ditanya, kok tidak ada hujan buatan, jawab Aceng, kini di Rohul awan yang bisa dijadikan hujan buatan, meski ditaburi asap, nanti hasilnya akan sia-sia. "Namun kita berharap kepada masyarakat jangan melakukan pembakaran, keculai radius 2x2 meter," tuturnya.
Sedangkan, kabut pihak sudah membagikan masker kepada masyarakat, namun penyebab kabut, karena asap kiriman dari daerah tetangga. "Setiap kecamatan tim kita membagikan masker kepada masyarakat," bebernya.
Di tempat berbeda, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rohul Grifino, menjelaskan sesuai laporan masyarakat yang mengalami penyakit akibat bencana asap di Rohul di 16 Puskesmas Tanggal 3 September 2015, penyakit ISPA 159 kasus, asma 13 kasus, Iritasi kulit 15 kasus, Iritasi mata 27 kasus ddan pneumonia 0 kasus
Namun warga Pasir Pangaraian, Alfian mengaku akibat kabut asap ini, ada fenoma yang pada badan itu sendiri, seperti hidung terasa tersumbat, tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, mata perih. "Bahkan kita lihat sejumah anak-anak sudah ada mulut pecah-pecah, kami khawatir nanti partikel-partikel bisa memberi efek yakni cencer rongga," pungkasnya. (dpr/mg12)