Dihadiri Wabup Erianda, Nur Hidayat Nakhodai PTSMI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Kabag Bina kesra setdakab Rohil, HM Nur Hidayat secara resmi memimpin cabang olahraga (Cabor) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Rohil periode 2015-2019. Pelantikan pengurus PTMSI Rohil ini dilantik oleh wakil ketua bidang Bimpres PTMSI Propinsi Riau, Uspandi pada senin (16/5) malam kemaren, di Gedung serbaguna, Bagansiapiapi.
Pelantikan itu turun dihadiri oleh wakil Bupati (Wabup) Rohil, Erianda SE, Kadis pariwisata pemuda dan olahraga (dispaspora) Rohil, Zulkarnaen Nur, Pewakilan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Rohil, Serta beberapa pengurus Cabor lainnya dirohil.
Dalam sambutannya, wakil Bupati Rohil, Erianda berkeyakinan kalau Cabor PTMSI ini kedepannya sangat diyakini akan mampu berkembang serta bisa mengharumkan nama daerah dikancah nasional. "saya yakin kalau cabor ini dipimpin oleh pak Hidayat akan bisa berkembang, "pujinya dengan singkat.
Sementara itu ketua Terpilih PTMSI Rohil, HM Nurhidayat menegaskan kalau untuk tahap awal dirinya akan melakukan pembinaan secara internal terlebih dahulu."sebelum PTMSI dikukuhkan, atlet-atlet tenis meja dulunya sudah pernah mengikuti iven baik ditingkat propinsi maupun ditingkat nasional serta telah banyak meraih prestasi, "ujarnya.
Ia menjelaskan kalau sebelumnya organisasi ini vakum. Jadi, kalau tidak ada kepengurusan yang baru maka atlet tidak akan bisa berkembang. "ya, seperti itu-itu sajalah, kalau saya dipilih sebagai ketua karena dituakan, jadi saya senantidaknya harus menyumbang pikiran untuk memajukan tenis meja ini, "janji Hidayat.
"kita akan mendekati pengurus PTMSI Riau untuk melakukan konsultasi bagaimana caranya melakukan pembinaan terhadap atlet sejak dini. Karena kita melihat pengurus PTMSI dibeberapa kabupaten/kota yang ada diriau atletnya kebanyakan dari usia yang muda, jadi kita akan mencoba membuat seperti itu. karena untuk mengukir prestasi harus dimulai dari usia dini, "tuturnya.
Selain itu, dirinya juga berharap dirohil ini ada suatu lembaga pelatihan. Karena dikabupaten/kota diriau ini sudah memiliki lembaga tersebut. "Saya berharap melalui KONI nanti agar mendirikan lembaga pelatihan untuk atlet, "harapnya.
Karena Lembaga pelatihan itu diminta melalui Koni katanya telah sesuai dengan aturan yang berlaku, dimana saat ini anggaran untuk cabor harus satu pintu melalui KONI. Jadi, apapun yang kita usulkan ke pemkab harus melalui KONI dan merekalah yang nantinya memutuskannya, "Tutup Mantan Sekretaris Inspektorat rohil itu. (Dpr/Af)