Sportifitas Olahraga Pemuda Desa Diragukan
Portalriau.com - KAMPAR - Sportifitas olahraga Pemuda Desa Pangkalan Baru diragukan akan mendapatkan dukungan moril dan materil secara penuh dari pihak Pengusaha yang ada di Desa Pangkalan Baru, kecamatan Siak Hulu, kabupaten Kampar, Riau. Hal ini berdasarkan pantauan Portalriau.com, Senin (14/11) dalam menghimpun Opini Publik tentang dukungan pengusaha terhadap kegiatan Pemuda Desa di bidang Sepak Bola.
Padahal, begitu banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit memiliki investasi dengan skala besar di Desa Pangkalan Baru, tersebut. Beberapa sampel diantanya seperti, Perkebunan PTPN V yang bermitra dengan Koperasi Sawit (KOPSA) Makmur, PT. Ayau, PT. Wasundari, PT. AJS, PT. Johan, PT. Pangkalan Baru Indah, PT. GUP, PT. Supra Naga Mas, dan masih banyak lagi perusahaan dan pengusaha yang memiliki perkebunan sawit dan karet yang berskala ratusan haktar.
Turnamen Bola Kaki Langgam Cup II yang dibuka secara resmi oleh Bupati Pelalawan, HM. Harris, Minggu (23/10) di stadion Mini Kecamatan Langgam, menarik perhatian orang banyak. Turnamen Bola Kaki tersebut menjadi ajang untuk pembinaan dan pencarian bakat bibit-bibit atlit sepakbola.
Sebagaiman dalam sambutan Bupati, menyampaikan, "Turnament sepak bola seperti ini tentunya sebagai ajang pembinaan dan pencarian bakat bibit-bibit atlit sepakbola. Disini juga hadir pengurus KONI pelalawan yang melakukan pemantauan, tentunya kita berharap akan lahir bibit-bibit berprestasi di Negeri ini," ucap Bupati.
Desa Pangkalan Baru Turunkan Club di Laga Turnamen

Fhoto: Semangat Suporter Club Pangkalan Baru FC pada Turnamen Bola Kaki Langgam Cup II
Turnamen Bola Kaki tersebut diikuti oleh berbagai club sepak bola dari berbagai daerah. Tak ketinggalan pula Club sepak bola asal Desa Pangkalan Baru. Club sepak bola asal Desa Pangkalan Baru merupakan deretan Club sepak bola tertua di Semenanjung Kampar yang ditakuti karena disetiap laga pertandingan selalu memboyong piala kemenangan.
Dulu, Club sepak bola asal Desa Pangkalan Baru yang bernama Lintaga Sakti FC, sukses disetiap kompetisi karena didukung oleh para donatur sosial. Nah sekarang, bernama Pangkalan Baru FC, mereka (pengurus dan pemain) kelimpungan untuk mendapatkan donor dana sosial dari pendonatur.
Kondisi tersebut mendapat tanggapan dari Ebet Saputra Mahasiswa Hukum Universitas Islam Riau, Pekanbaru. Ebet panggilan akrab dari Ebet Saputra mengatakan, seyogyanya para pihak pengusaha yang ada di Desa Pangkalan Baru bermurah hati untuk memberikan dukungan secara penuh untuk Sportifitas olahraga Pemuda Desa Pangkalan Baru.