Turnamen Bupati Cup 2015, PWI Rohil FC Gagal Menuju 16 Besar
BAGANSIAPIAPI - Tim Kesebelasan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rohil FC gagal menuju 16 besar dalam turnamen Bupati Cup 2015. Tim dari kalangan wartawan ini terdepak setelah kalah melawan tim kesebelasan Dinas Pariwisata pemuda dan olahraga (Disparpora) Rohil dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang digelar, sabtu (21/11) sorekemaren distadiun Lapangan Koni, Bagansiapiapi.
PWI Rohil FC tergabung digrup A bersama Tim Satpol PP B FC, Disparpora FC dan DKPP Rohil FC. Pada laga pertama Tim PWI Rohil FC berhasil mengganyang tim satpol PP B dengan skor 5-1. Kemudian pada laga kedua melawan DKPP FC, PWI Rohil diganyang secara brutal dengan kekalahan telak 7-0. Untuk masuk sebagai Raunner Up menuju 16 besar tentunya tim PWI Rohil FC harus menang melawan Disparpora. Dilaga Hidup mati itu, lagi-lagi PWI Rohil FC ditundukan oleh Disparpora Rohil FC dengan skor 2-1.
Dengan begitu, tim PWI Rohil FC dan Tim satpol PP B yang tergabung digrup A Turnamen Bupati Cup 2015 dinyatakan gagal menuju 16 besar. Sementara dua tim lainnya yakni Disparpora FC (juara Grup) melenggang untuk menjalani laga berikutnya dengan ditemani Tim DKPP FC (Runner Up).
Pelatih Tim PWI Rohil FC, Nofrio Sandi mengatakan, Pertandingan antara Timnya dengan Disparpora FC sempat tertunda lebih kurang satu pekan dikarenakan Stadiun Lapangan koni digenangi air dan becek. Namun demikian pertandingan kedua tim telah terlaksana dengan sukses dengan kemenangan tipis yang diraih oleh tim Disparpora FC.
Wartawan Media online yang bekerja diperusahaan Riauterkini.com ini juga mengatakan,kalau timnya mengalami kebuntuan dalam penyerangan dikarenakan pemain andalannya seperti Amrial, Zulfadhli, Dermawan DR, Syahri Ramlan, dan Zaini tidak diturunkan karena sedang liputan keluar daerah. "kalau dalam permainan sudah sangat bagus, namun karena banyaknya pemain yang tidak turun membuat permainan terkesan agak kurang memuaskan, "ujarnya.
Sementara itu, ketua PWI Perwakilan Rohil, Jaka Abdillah Sag memberikan apresiasi terhadap timnya karena bermain dengan menunjukan sportifitasnya. "walaupun PWI Rohil FC tidak masuk ke 16 besar, namun para pemain kita mampu menunjukan permainan dilapangan yang disaksikan ratusan penonton, "katanya. Ketua Panwas Rohil ini juga mengatakan wartawan selain bisa menunjukan tulisannya kepublik, ternyata juga bisa menunjukan keolahragaannya didepan publik, "pungkas Jaka. (Dpr/Af)