94 Persen Penduduk Inhu Nikmati Listrik
Inhu- Kondisi Penduduk Masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu lima ( 5 ) tahun sebelumnya dirasakan masih dalam keadaan kebanyakan yang gelap dalam penerangan listrik dari pada terangnya, jangan kan pada masyarakat di desa – desa di kota Rengat sendiri pun jalan-jalan masih pada gelap waktu itu, namun semenjak kepemimpinan H Yopi Arianto, SE penerangan listrik di Rengat sekarang telah berbinar-binar di malam hari, bagaikan seperti kota besar di Indonesia pada umumnya, sehingga pemerataan penerangan listrik untuk di daerah pedesaan hingga di ahir jabatan Yopi Arianto SE tentang penerangan listrik sudah mencapai 94 persen dan semoga jikalau berlanjut sebagai pemimpin Inhu lima ( 5 ) tahun kedepan masyarakat tidak lagi keluhkan penerangan listrik.
Terlebih dengan usia PLN yang sudah mencapai 70 tahun pada 27 oktober 2015 dan telah di lakukan ulang tahunnya PLN kedepannya akan meningkatkan pelayanan yang lebih optimal dan maksimal dimassa yang akan mendatang, selain itu PLN juga akan membeli mesin dan penambahan daya sebanyak 35 MG terkait dengan Keinginan kuat Bupati Indragiri Hulu H Yopi Arianto, SE untuk menyalurkan aliran listrik Pusat Listrik Negara ( PLN ) hingga sampai ke desa-desa untuk saat ini di ahir masa jabatannya 5 tahun terahir tentang listrik sudah tercapai dan manfaatnya sudah di rasakan langsung oleh masyarakat desa itu sendiri, kalau pada tahun –tahun sebelumnya pada pemukiman penduduk masih dalamkeadaan yangmerasakan gelap nya pedesaan di wilayah kabupaten Indragiri Hulu kini hampir secara keseluruhan bisa di pastikan terang benderang, jadi tak ada alasan lagi untuk tidak bisa beraktifitas dimalam hari.
Memang kita akui, di akhir masa jabatan Bupati Yopi, pihak PLN sering melakukan pemadaman listrik di wilayah Inhu dan Inhil, dan hal itu bukanlah sebenarnya kehendak PLN itu sendiri akan tetapi adanya berbagai gangguan di lapangan, seperti jaringan, atau bahkan adanya mesin itu sendiri yang mengalami over houl atau kerusakan mesin, kerusakan kabel jaringan di bawah tanah dan lainsebagainya alasan dari PLN di jumpai wartawan beberapa waktu yang lalu. Dan bahkan katanya ketidak mampuan daya listrik Inhu untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat saat ini.
Semoga pada Bulan selanjutnya pemasangan mesin tambahan yang ada di Inhu 5 Mega dan 7 Mega yang di datangkan ke Inhu akan merubah kondisi krisis listrik kita Ujar Yayak Kasi listrik Distamben kepada wartawan ini belum lama di ruang kerjanaya.
Sementara itu, beberapa buku kelistrikan yang dapat di jadikan sebagai referensi tulisan penulis ini, seperti buku “Fokus Urus Rakyat “ yang di terbitkan oleh bagian humas pemkab Inhu tahun 2014 yang lalu menjelaskan pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu telah mencatat, sebesar 94 persen penduduk di wilayah kabupaten Indragiri Hulu telah menikmati kelistrikan dan atau telah di aliri aliran listrik PLN dari sebelumnya yang baru mencapai sekitar 21 persen.
Bisa di bayangkan, berapa biaya yang bisa di hemat masyarakat dari penggunaan genset jika perbandingan masyarakat menggunakan dengan listrik PLN, kalau dengan genset kemungkinan bisa mencapai Rp 900.000,00 ( Sembilan ratus ribu rupiah )dalam satu bulannya dan bahkan bisa mencapai lebih dari Rp 1.000.000,00 ( satu juta rupiah ) akan tetapi setelah masyarakat menggunakan listrik PLN masuk , biaya yang di bebankan bisa berkurang dan bahkan mencapai setengahnya dan itu artinya kita bias menghemat jauh lebih kecil jika di bandingkan dengan menggunakan genset.
Timbulah suatu pertanyaan warga, berapa biaya yang bisa di hemat dan bisa di gunakan untuk menunjangkehidupan yang sejahtera dibidang lainnya.” Kalau bisa menghemat kenapa harus boros” hemat adalah kehidupan ekonomi yang bisa menupang kehidupan lebih berkelanjutan.
Seperti yang disampaikan Bupati Indragiri Hulu H YopiArianto SE dalam satu kesempatan mencontohkan di Desa Talang Mulia, Kecamatan Batang Cenaku dimasa kepemimpinannya masyarakat sudah bisa menikmati aliran listrik PLN, bahkan tidak hanya di desa tersebut Talang Mulia saja, akan tetapi di desa lainnya bahkan kita telah mencatat sampai 94 persen penduduk Inhu menikmati aliran listrik PLN.
Tentu saja perhatian Bupati Yopi Arianto, tidak hanya mendapat sambutan positif dari masyarakat saja, tetapi termasuk dari pihak PLN juga merasa terbantu, dimana Pemkab Inhu menerima penghargaan dari PLN karena peran aktifnya dalam pembangunan pada sector kelistrikan yang di nilai oleh manajemen PT PLN Persero Wilayah Riau-Kepri adalah hal yang sangat positif dan membantu meringankan tugas PLN dalam upaya pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat.
Pada tahun 2014 kemarin, PLN kembali mempersiapkan sebanyak 38 ribu sambungan baru, sambungan tersebut akan di sebar pada lima rayonyang ada di cabang Rengat, jumlah tersebut akan disebar pada Indragiri Hulu lebih kurang 15.000 dibagi pada rayon Rengat 8.466 pelanggan dan Air Molik 7.716 pelanggan.
Sementara itu, Selamat Wahyudi, S.H salah seorang warga Desa Bukit Petaling Kecamatan Rengat Barat ketika dimintai keterangannya tentang kelistrikan di kampung halamananya kepada wartawan ini mengatakan lima tahun sebelumnya di desanya belum teraliri aliran listrik, sehingga untuk aktifitas masyarakat di sana katanya menggunakan genset setiap malam atau siang hari ketika ada keperluan penduduk, pada saat itu penduduk menggunakan genset jika diakumulasikan biayanya dalam satu bulan bisa mencapai paling sedikit Rp 1.3 juta ( satu juta tiga ratus ribu rupiah ) dan hal itu belum termasuk biaya kerusakan mesin. Sehingga kalau ditotal pada sebelumnya kurang lebih anggaran genset bisa mencapai Rp 2 juta ( Dua juta rupiah ) dan hal itu hidupnya listrik genset hanya bisa mencapai pukul 22.00 WIB setipa hari setiap malamnya.
Bisa dibandingkan sekarang dengan adanya kelistrikan aliran listrik yang telah masuk kedesa di kepimpinan H Yopi Arianto SE telah mengalami penghematan untuk kesejahteraan yang lainnya, karena saat ini dengan aliran listrik PLN kita bisa menghemat atau bayar listriuk dalam satu bulan mencapai 500 ribu perbulan nya dan kita bisa menikmati listrik bukan hanya malam saja, akan tetapi disiang hari juga telah menikmati listrik dan hal ini hemat biaya jauh lebih ringan dibandingkan dengan menggunakan genset sendiri.”Ujarnya
Sementara itu, Hainur warga Desa Rawa Asri kecamatan Rengat warga yang hidupnya diperbatasan dengan Kecamatan Kuala Cenaku, yang di desanya belum teraliri listrik dan masih menggunakan genset tentunya berbeda dengan desa lainnya yang telah memiliki aliran listrik, beliau berharap untuk tahun ini listrik bisa terpenuhi. Akan tetapi pihak PLN Cabang Rengat yang sudah mendirikan tiang listrik di daerah itu, bahkan jaringan yang sudah masuk belum bisa mengaliri aliran api listriknya dan hal itu memang daya kekurangan aliran listrik yang belum ada kemampuan.
Pantauan wartawan ini bagi desa yang telah di aliri listrik dengan yang belum teraliri listrik, jauh perbedaanya, kalau yang telah teraliri listrik, semua kebutuhan rumah tangga terpenuhi dengan listrik seperti kaum ibu –ibu rumah tangga beraktifitas di rumah telah menggunakan listrik.
Mencuci baju misalnya, yang dulunya di bawa ke sungai, kini cukup dengan mencuci di rumah masing masing saja dengan menggunakan mesin cuci, begitu juga dengan masak air, nasi, setrika baju, bersihkan lantai atau ngepel pun pakai listrik. Sehingga jauh lebih menghemat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menggunakan genset.
Kemajuan dan peningkatan Listrik di daerah Kabupaten Indragiri Hulu, setakat ini bisa di bilang telah memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas dan peningkatan pelayanan telah jauh adanya pwerubahan, sehingga jika kita lihat secara bersama adanya perbedaan peningkatan durasi pemadaman secara begilir sudah jarang dilakukan PLN. Bahkan kalau pun Listrik mengalami mati mendadak hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit selanjutnya sudah hidup kembali.
Manager PLN Cabang Rengat Almunanto kemarin dalam pidato HUT PLN nya yang ke 70 mengatakan akan meningkatkan pelayanan kelistrikan di tahun mendatang terutama 2016 yang sudah mulai adanya target dari pusat dan kanwil Pekanbaru. Semoga dengan akan adanya penambahan mesin lagi sebesar 35 Mg kelistrikan diInhu, Inhil dan Kuansing khusus nya Cabang Rengat ini akan terelasisasi dangan baik dan sesuai denga apa yang di inginkan. ( dpr/adv/lim )