Awal Maret Ditempati, Realisasi Kantor Bupati Rohil Capai 95 Persen
BAGANSIAPIAPI - Pembangunan Gedung Putih delapan lantai Milik pemkab Rohil itu telah hampir rampung pengerjaan nya,saat ini bangunan yang terletak di pusat perkantoran Batu enam itu pengerjaan nya telah mencapai 95 persen.diperkirakan kantor Bupati tersbeut akan ditempati Awal Maret mendatang.
ya,saat ini bangunan kantor Bupati Rohil itu bangunan fisiknya telah mencapai 95 persen.Namun,progres pembangunan hingga saat ini masih dalam tahap uji kelayakan dan perbaikan bagian luar.demikian dijelaskan kadis Cipta Karya dan tata Ruang (CKTR) Kabupaten Rohil,Suwandi.S Sos,Rabu (4/1) di Bagansiapiapi.
dikatakan,pihak CKTR bersama Tim telah melakukan peninjauan bangunan kantor Bupati Rohil 8 lantai itu,yang mana bangunan nya telah bagus dan hampir rampung,namun pihaknya masih melakukan uji kelayakan terhadap bangunan kantor Bupati termewah di Indonesia itu.selain itu Fasilitas penunjang lain nya seperti Life,Ace,Lampu Penerangan serta air harus disiapkan.
Untuk tahun 2015 ini kita fokuskan dulu terhadap bangunan Fisiknya,kalau bagian luar seperti Taman dan sebagainya akan dilaksanakan pengerjaan nya ditahun 2016 nanti."target Kita awal maret nanti kantor bupati Rohil tersebut telah bisa ditempati.
Lebih jauh suawandi mengatakan,CKTR juga akan memblacklist beberapa perusahaan Lokal dan luar jika melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan Kontrak tahun 2014 lalu dengan sanksi rekanan tidak boleh mengikuti tender baik ditingkat kabupaten maupun Propinsi selama 2 tahun.
Menurutnya, rata-rata nilai pagu kegiatan pekerjaan yang tidak tuntas dikerjakan pihak rekanan sekitar Rp.500 jutaan, sedangkan nilai pagu diatas Rp.1 miliar. sebahagian selesai dikerjakan dan sebahagian dipending karena waktu pelaksanaan yang terbatas.untuk Mengantisipasi,dapat dilakukan dengan mengesa lebih awal pelaksanaan kegiatan lelang.karena,sebahagian besar kegiatan perencanaan sudah siap dikerjakan, sekaligus surat ketetapan PPTK.
"Kita perkirakan lelang bulan Maret 2015, karena Sk PPTK sedang dalam proses. Mudah-mudahan kegiatan dapat tepat waktu baik lelang dan fisik,menyangkut kegiatan yang tidak tuntas, akan dilakukan evaluasi bersama tim banggar. Namun, jika kegiatan tersebut muncul dalam anggaran tahun berjalan akan dilelang kembali disesuaikan dengan pagu anggaran tersedia.
dinas cipta karya juga telah memprogramkan penyediaan sarana air bersih mencakup wilayah perkantoran hingga Ibu kota Bagansiapiapi. Dengan anggaran diperkirakan mencapai Rp11 miliar."Jadi, programnya kita akan buat intek pengolahan air bersih sekaligus membangun jaringannya. Kalau sumber airnya akan diambil dari Parit Atmo karena ketika musim kemarau air Sungai Rokan mampu mencukupi ketersediaan bahan baku air,"ujarnya. ( Mpr/Af)