Awasi Penggunaan Anggaran Desa, Bupati Tempatkan Intelijen Disetiap Desa
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno Amp mengaku kalau dirinya telah menempatkan intelijen disetiap desa untuk mengawasi penggunaan Anggaran dana desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Hal ini dilakukan guna mengantisifasi terjadinya penyelewengan anggaran yang dilakukan oleh datuk penghulu atau kepala desa (Kades) yang ada dinegeri seribu kubah.
Kita tentunya ingin daerah yang kita cintai ini bisa mendapatkan predikat terbaik dalam penggunaan anggaran desa yang terarah untuk kepentingan masyarakat banyak. Selain itu, Intelijen yang kita tempati disetiap desa itu bertugas untuk mengawasi dan memantau penggunaan anggaran desa agar tidak disalahgunakan dan tepat sasaran.
Demikian dikatakan Bupati Rohil, H Suyatno Amp saat membuka pelatihan penyusunan anggaran pendapatan belanja kepenghuluan (APBKep) angkatan I da II dilingkungan pemkab Rohil, Senin (17/10) di Gedung Serbaguna, Bagansiapiapi.
Bupati berharap agar kabupaten yang berjuluk negeri seribu kubah ini terbebas dari segala macam kasus korupsi dan merugikan uang negara. Apalagi dana itu sumbernya dari pusat yang perlu diawasi dengan ketat oleh penegek hukum dan kita bersama. Untuk itu para sekretaris dan bendahara desa ikutilah kegiatan ini dengan sebaik mungkin dan jangan sampai berurusan dengan pihak hukum.
"Kita minta para sekretaris dan bendahara desa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Kalau nanti kedapatan maka akan kita panggil untuk memberikan pembinaan, jika terulang lagi mau tidak mau akan kita serahkan kepihak hukum," Ancamnya sembari menegaskan kalau anggaran desa itu bukanlah uang pribadi, setelah programnya selesai maka harus dipertanggungjawabkan penggunaannya dengan menyelesaikan SPJ. (Dpr/Af)