BPMPD Taja Pelatihan Ketua LPM Se-Kabupaten Bengkalis

BPMPD Taja Pelatihan Ketua LPM Se-Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS – Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sebagai refresentatif masyarakat dalam bidang pengelolaan pembangunan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki tugas dan harus dapat membantu pemerintah desa/kelurahan dalam menyusun rencana pembangunan yang aspiratif.

Kemudian, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan, dan memelihara dan mengembangkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.

Dalam menjalankan tugasnya dimaksud, imbuhnya, LPM harus dapat menjalankan fungsi dalam menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, mengkoordinasikan perencanaan pembangunan.

Selanjutnya, mengkoordinasikan perencanaan lembaga kemayarakatan yang ada di desa/kelurahan, perencanaan kegiatan pembangunan secara pastisipatif dan terpadu, dan penggalian dan pemanfaatan sumberdaya kelembagaan untuk pembangunan..

“Sebagai mitra kepala desa atau kepala kelurahan, LPM mempunyai peran strategis dalam kelancaran dan keberlanjutan pembangunan. LPM sangat berperan dalam menentukan maju mundurnya suatu desa/kelurahan,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini.

Karenanya, sambungnya lagi, agar tujuan keberadaan LPM dapat dicapai optimal dan perannya dapat dilaksanakan maksimal, seorang ketua dan pengurus LPM juga dituntut dan juga harus menguasai dan memahami manajemen pemerintahan, terutama dalam hal merencanakan, mengelola, melaksanakan dan memelihara program pembangunan di desa/kelurahan.

Diwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin, hal itu dikemukakan Ahmad Syah ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM, Senin (21/9/2015). Pelatihan yang ditaja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut.

Dalam melaksanakan pembangunan, papar Ahmad Syah, seorang ketua LPM harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Kepala Desa/Lurah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Harus selalu membangun komunikasi dan koordinasi, sehingga sinergisitas dan soliditas antara LPM dengan stakeholder pembangunan lainnya benar-benar dapat terbina dengan baik.

“Masing-masing pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Harus senantiasa bahu membahu dan bergandeng tangan. Tentunya satu sama lain tidak saling mencampuri tugas, fungsi dan perannya masing-masing,” tegas Ahmad Syah.

Sementara Kepala BPMPD H Ismail menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 80 peserta. “Kegiatan ini merupakan pelatihan bagi Ketua LPM se-Kabupaten Bengkalis angkatan I,” jelas Ismail.(dpr/sya)

Berita Terkait

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...