Bupati Nyatakan Pembangunan MAMIC Dilatarbelakangi 4 Komponen
ROKAN HUL- Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad, buka seminar The Amazing Rokan Hulu from mesjid Agung Madani Nasional islamic center (MAMIC) for Better indonesia, yang dipusatkan di MAMIC Pasir Pangaraian, Selasa (22/3).
Kegiatan dihadiri dari berbagai kabupaten di Provinsi Riau, baik dari Kampar, Pekanbaru, Inhu, dan lainya, juga dihadiri direktur Bank Riau Kepri, serta perwakilan dari Bank indonesia.
Achmad menyatakan, melalui kegiatan The Amazing Rokan Hulu from mesjid Agung Madani Nasional islamic center (MAMIC) for Better indonesia salah satu kegiatan yang berbagai informasi dalam rangka peningkatan SDM berbagi ilmu.
Dengan adanya berbagi informasi, tentunya ilmu dan pengetahuan akan bertambah, sehingga SDM semakin berbobot serta lebih profesional. Dimana tujuan dan maksud digelarnya kegiatan itu, bertujuan jadikan Rohul lebih di kenal masyarakat luar, serta menjadikan MAMIC Sentral kegiatan keagamaan, pendidikan, perekonomian, hingga kebudayaan.
Kata Bupati pula, bahwa pembangunan MAMIC Pasir Pangaraian, dilatarbelakangi empat komponen, yakni, Mesjid sebagai Simbol, Menjadikan mesjid sebagai Pusat kegiatan umat islam, pembinaan persatuan umat, dan sumber kesejahteraan umat.
“Keempat unsur itu, hal yang paling mendasar dalam pembangunan MAMIC. Pasir Pangaraian, sehingga MAMIC berhasil mendapatkan peredikat sebagai mesjid ternaik di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Menurutnya lagi, masyarakat Rohul harus bangga, MAMIC berhasil mendapatkan prdikat terbaik. Itu dikarenakan, keempat unsur tersebut sudah terpenuhi dan telah dijalankan dengan baik dan benar.
Bupati Achmad juga menjelaskan, dengan paduan Al Quran serta ajar Islam, tentunya kesejahteraan masyarakat akan tercapai. Itu sama halnya dengan Masjid, tidak hanya sebagai tempat beribadah. Sehingga MAMIC nantinya diharapkan menjadi pusat baik perekonomian, kesejahteraan dan pendidikan.
ISQ yang menjadi pusat kajian ilmu Al Quraan akan terus berinovasi, dengan mengembangkan tanaman yang ada di dalam Al-Quraan yakni tanaman Qurma. Melalui pendidikan yang berdasarkan Al-Quran, dirinya yakin Rohul menjadi kabupaten pertama yang mengembangkan tanaman kurma. “Jelasnya kita berpodoman pada Al-Quran, apapun permasalahan akan selesai. dan mimpi kita akan terwujud,” harapnya. (dpr/adv/hms)