Disdik akan tinjau kerusakan RKB SMPN 2 Kuba
BAGANSIAPIAPI - Kerusakan Empat Ruang kelas Belajar (RKB) SMPN 2 Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba) yang dibangun tahun 2013 lalu hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki. Akibatnya, Pihak sekolahmengkhawatirkan tidak maksimal dalam penerimaan Siswa baru karena keterbatasan RKB.
Gedung Dua lantai milik SMPN 2 Kuba yang terletak dikepenghuluan Teluk Nilam itu saat ini hanya bisa ditempati melakukan Proses Belajar mengajar sebanyak Empat RKB yang terletak dilantai Dasar, sementara empat RKB yang terletak dilantai atas tidak bisa dijadikan tempat Proses belajar mengajar dikarenakan Plapon rusak parah, "kata Kepsek SMPN 2 Kuba, Syamsuddin kepada Metro Riau, belum lama ini.
Menanggapi hal itu, Kadisdik Rohil Ir H Amiruddin MM mengaku tidak tau mengenai kerusakan Gedung SMPN 2 Kuba. "Saya belum ada dapat informasi tentang adanya kerusakan gedung SMPN 2 Kuba, dalam waktu dekat kita akan Turun kelapangan untuk mengecek bangunan tersebut, apabila memang Rusak kita akan segera melakukan perbaikan dianggaran 2015 ini, "kata Amiruddin , Selasa (19/5) diruang kerjanya.
Amiruddin menghimbau kepada setiap Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD),dan pihak sekolah yang ada dikecamatan jika ada kerusakan Gedung sekolah yang rusak supaya segera memberikan informasi ke disdik, sehingga kerusakan-kerusakan itu bisa diperbaiki. "jangan Kerusakan yang ada disekolah didiamkan, hal ini tentunya akan menghambat Proses Belajar mengajar, jika ada kerusakan Gedung sekolah segera lapor Kedisdik Rohil, "pintanya.
Dikatakan Amiruddin, Pemkab Rohil melalui Dinas Pendidikan tetap memprioritaskan pendidikan. Akses pendidikan merupakan salah satu lini terpenting dalam meningkatkan pembangunan didaerah untuk pengembangan kecerdasan dan keterampilan masyarakat. karena pendidikan memiliki andil yang besar dalam meluaskan sayapnya untuk kemajuan sosial ekonomi masyarakat.
"pemkab Rohil ingin membangun pendidikan yang bermutu, unggul serta berkualitas. Karena dengan adanya kualitas pendidikan ini dapat menentukan jati diri bangsa kita, "pungkas Amiruddin. (Mpr/Af)