Dua Lokasi di Nilai tidak layak, Kampus IPDN Tetap dirohil
BAGANSIAPIAPI - Dua Lokasi yang telah ditetapkan oleh kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemindahan sementara Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dari Rohil dinilai tidak layak. Pasalnya, dua Lokasi yang ditetapkan itu yakni Eks Gedung Kantor Bupati Kampar dan salah satu Ruko yang disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dinilai sangat tidak layak dijadikan sebagai Kampus.
"Kita menilai dua lokasi itu sangat tidak layak dijadikan sebagai kampus IPDN, karena eks kantor bupati kampar fasilitas seperti air bersih dan sebagainya tidak tersedia, sementara Ruko yang disiapkan oleh pemko pekanbaru tidak mempuanyai ruangan kelas.
Untuk itu kita merekomendasikan kampus IPDN tetap berada dirohil hingga pihak kementrian benar-benar membangun Kampus yang layak dipropinsi Riau, "Kata Direktur IPDN Rohil, M Ilham, Senin (14/9) dibagansiapiapi.
"Selagi saya menjabat sebagai direktur IPDN, maka Kampus IPDN tetap berada dirohil dan tidak akan pernah terjadi pemindahan kampus sementara dari rohil sepanjang pihak kementrian tidak membangun kampus IPDN yang layak, "tegasnya
Dikatakan, Adanya wacana pemindahan sementara Kampus IPDN dari Rohil bukan dikarenakan adanya kasus Asusila yang terjadi beberapa waktu yang lalu dikampus itu melainkan belum tersedianya pasokan air bersih, Listrik, dan Transportasi. Nah, seharusnya itu perlu kita benahi bersama dengan melakukan koordinasi kepada instansi terkait dan bukan malah melakukan pemindahan sementara.
Saat ini Terangnya Kabupaten Kampar hanya mengandalkan Eks Gedung Kantor Bupati yang fasilitasnya belum memadai, sementara Pemko pekanbaru saat ini hanya menyiapkan lahan dan penempatan sementara Kampus dengan menyewa ruko yang ruang kelasnya tidak ada. "saya rasa kampus IPDN lebih bagus di rohil dibandingkan dua lokasi yang telah ditetapkan oleh kemendagri tersebut, "bebernya.
Sementara itu, Plt Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan Msi mengatakan bahwa pihak pemkab dan masyrakat rohil sangat tidak setuju apabila kampus IPDN dipindahkan dari Rohil. Karena Penempatan Kampus dirohil dulunya bukanlah kehendak masyrakat Rohil melainkan kehendak kemendagri. Nah, Setelah berdiri kanapa harus dipindahkan, "tanya Surya Arfan.
Ditetapkannnya Kampus IPDN di rohil karena telah memiliki kampus yang megah dan mewah. Sementara Pemko pekanbaru dan kampar belum sama sekali memiliki kampus. Untuk itu kita minta direktur IPDN untuk menyampaikannya kepada Rektor bahwa masyrakat Rokan Hilir sangat tidak setuju bila kampus IPDN itu dipindahkan dari Rokan Hilir, "pungkas Surya Arfan sembari mengatakan tidak menjamin Pemko pekanbaru dan kabupaten Kampar mampu membangun Kampus IPDN semegah Rohil. (dpr/Af)