Empat Desa Dirohil Masuk Proklim
BAGANSIAPIAPI - Empat desa dikabupaten Rokan Hilir (Rohil) dinyatakan masuk sebagai Program kampung iklim (Proklim) tahun 2015. Empat desa itu yakni kelurahan Bagan batu kecamatan Bagan Sinembah Raya, Kepenghuluan sungai segajah kecamatan kubu, Kepenghuluan Labuhan tangga baru kecamatan Bangko, dan kepenghuluan Panipahan kecamatan Palika. Keempat desa itu dinyatakan masuk sebagai Proiklim berdasarkan Verifikasi dari kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan (KLH) yang telah memenuhi persyaratan.
"Awalnya ada delapan desa yang diajukan, namun setelah dinilai oleh pihak kementrian KLH yang memenuhi syarat itu hanya empat desa. Tim verifikasi Proklim nasional yang turun pada waktu itu yakni BLH Riau, Ir Erlina Enli Msi, Dr Sabarno Dwiranto Msi, Arief Anggiat S Si, Rezky Rahmawati ST. Dalam peninjauan itu Rombongan BLH riau didampingi oleh Bapedal Rohil yakni H Khairul Amri ST, dan Praktisi Proklim Alkhafi Sutikno, "kata Ketua Kontak Tani Nelayan andalan (KTNA) Rohil, Alkahfi Sutikno, Jumat (25/9) di Bagansiapiapi.
Dikatakan, Rokan Hilir termasuk pengusul Proklim terbanyak dipropinsi riau. dengan terpilihnya empat desa dirohil sebagai Proklim diharapkan menjadi motivasi untuk desa-desa lainnya yang ada dikabupaten Rohil untuk membuat gebrakan yang sama. "kita tentunya berharap verifikasi ini nantinya dapat menambah kegadaptasi dan mitigasi kedepan serta mendapat binaan dari BLH propinsi riau dan dari KLH RI, "harap Alkahfi.
Masih menurut Alkahfi, isu perubahan iklim saat ini menjadi perhatian banyak pihak baik ditingkat internasional, regional, nasional maupun lokal. Berbagai kejadian terkait kondisi iklim yang tidak menentu seperti banjir, kemarau. longsor, gelombang tinggi, dan peningkatan muka air laut semakin sering terjadi intensitas yang semakin meningkat. Sehingga kesemuanya itu kerap menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi dan ekologi, "terangnya.
Lanjutnya, Kondisi seperti itu sangat perlu disikapi dengan memperkuat aksi nyata ditingkat lokal yang tentunya dapat berkontribusi terhadap upaya mitigasi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca serta upaya adaptasi untuk meningkatkan kapasitas seluruh pihak dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
Kemudian aksi nyata adaptasi dan mitigasi perubahan iklim itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan strategi pembangunan rendah korban dan tahan perubahan iklim. Untuk mendorong partisifasi aktif masyrakat dalam melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pihak kementrian lingkungan hidup pada tahun 2011 lalu telah meluncurkan Proklim yakni national summit perubahan iklim pertama di propinsi Bali, "tutup Alkahfi. (Dpr/Af)