Erianda Ajak Masyarakat Rohil Kompak Bangun Daerah
BAGANSIAPIAPI - Wabup Rohil Erianda SE mengajak kepada seluruh masyrakat Rohil untuk senantiasa kompak dan saling bahu membahu untuk membangun daerah. Karena berbagai program maupun kegiatan yang bermanfaat saat ini telah dilakukan oleh pemkab Rohil sudah mulai terlihat dan sebagiannya telah kita rasakan.
"Saya berharap kepada masyarakat dan semua pihak agar sama-sama kompak dan jangan mudah di adu domba, apalagi tidak lama lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohil periode 2016-2021 pada 9 Desember mendatang, "kata Erianda saat menyampaikan kata sambutannya pada acara Tabligh akbar sempena Hut Rohil ke XVI dihalaman Mess Pemkab Rohil, Jalan Perwira, Sabtu (3/10) malam kemaren.
Tabligh Akbar itu di isi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Ferry Idham Lc Asal Pekanbaru. Turut hadir dalam kegiatan itu Plt Sekda H. Surya Arfan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas/badan/kantor, tokoh masyrakat, alim ulama, tokoh pemuda, dan undangan lainnya.
Dalam ceramahnya Ustadz Ferry Idham mengajak umat Islam untuk senantiasa selalu menjaga lidah dan wajib melafazkan "Laillahailallah" dalam kehidupan sehari hari. "Janganlah kalian memboikot dan tidak bertegur sapa lebih dari tiga hari. Begitu juga kalau suatu daerah ingin maju jaga mulut, dan ingin memajukan daerah itu coba pandang kebelakang berapa banyak kesalahan yang telah diperbuat, "katanya.
Kalau mereka amanah pasti akan selamat, tapi kalau mereka hancur (tidak amanah) maka akan di masukkan kedalam 7000 api neraka yang paling dalam. Maka dari itu jangan hancurkan suatu daerah karena lidah sehingga negeri yang kita cintai ini bisa menjadi makmur dan agamis," ujarnya sembari memberikan Nasehat.
Selain itu dirinya juga mengingatkan seorang istri harus taat dan tidak menolak perintah suaminya. "Hari ini semua yang hadir mulailah mengingat untuk senantiasa selalu menjaga lidah, luaskan rumah anda, jadikan istri bapak taat kepada rasul dan patuh kepada suami serta menangislah atas perbuatan yang salah yang pernah kita lakukan selama ini," pesannya. (Dpr/Af)