Kantor Pustaka Desa Dibangun Secara Bertahap
BAGANSIAPIAPI - Untuk memberantas Buta Aksara pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) telah memprogramkan berbagai kegiatan. Salah satu dari program itu dengan membangun Pustaka desa disetiap kecamatan dan Kepenghuluan secara Bertahap. Pasalnya, Untuk memberantas Buta aksara harus dimulai dari tingkat pedesaan.
"insaallah tahun 2016 mendatang akan dimulai pembangunan fisik perpustakaan desa dibeberapa kepcamatan dan penghuluan, Program ini telah disampaikan dala Musrenbang kemaren dan telah disetujui, "kata Kepala Perpustakaan dan Kearsipan (KPK) Rohil, Hj Tuti Safitri, Jumat (2/10) di Bagansiapiapi.
Dikatakan Tuti Safitri, dari hasil pertemuan awal pihaknya telah meminta kepenghuluan dan kecamatan menyiapkan lahan untuk dijadikan bangunan fisik dengan kreterianya daerahnya berada dilokasi strategis. "Lokasi kalau dapat berdekatan dengan sekolah sehingga mudah dijangkau pengunjung yang ingin membaca dan siswa yang ingin mencari referensi buku bacaan,"katanya.
Tuti menambahkan, jumlah perpustakaan yang akan dibangun sesuai dengan banyaknya kepenghuluan sekitar 190 lebih. Namun, pelaksanaan tidak dapat sekaligus, melainkan bertahap dikarenakan terbatasnya anggaran. "Saya sudah kordinasikan dengan kadis cipta karya sebagai tim teknisnya. Sedangkan kita hanya menyiapkan buku dan raknya saja. Kalau ukuran bangunan kita usulkan 6x6 meter atau 9x9 meter,"jelasnya.
Dirinya berharap dengan dibangunya program perpustakaan pedesaan kedepan dapat menumbuhkan minat baca masyarakat serta menghindarkan hal negatif perilaku remaja, "pungkasnya. (Dpr/Af)