murid SD demo jalan sekolah
PORTAL RIAU/SUMUT,MANDAU tegar - Hujan yang mengguyur kacamatan mandau kabupaten bengkalis dalam beberapa terakhir menyebabkan sejumlah akses jalan rusak berat dan berlumpu. hal ini juga terjadi pada jalan desa dusun tegar kelurahan pematang pudu tepatnya akses jalan masuk menuju SDN 76 simpang tegar.
hal ini dikarenakan hujan yang mengguyur dan juga jalanan yang berlumpur hingga menyebabkan para murid kesulitan menuju kesekolah mereka. Menyikapi kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, ratusan murid berdemo disimpang jalan masuk agar diperhatikan oleh pemkab Bengkalis.
Hasil pantauan dilapangan, selasa (24/1) hampir seratus murid sekolah dasar berdemo didepan akses jalan masuk yang juga kerpa dilewati oleh pihak perusahaan migas yang dibawah naungan Chevron Indonesia. dengan masih mengenakan pakaian seragam putih merah dan bertelanjang kaki para siswa SD tersebut memegang karton yang bertuliskan agar akses jalan menuju sekolah mereka segera di aspal agar tidak mengganggu proses belajar mengajar ketika musim hujan.
aparat kepolisian bhabinkamtibnas serta TNI bhabinsa juga turun dalam aksi tersebut. jalan akses pintu masuk yang terletak di RT 03 RW 17 tersebut dengan kondisi yang cukup parang dan memang perlu mendapat perhatian oleh pemkab bengkalis serta pihak perusahaan agar segera memperbaiki jalan tersebut. "memang kondisi jalan tersebut sangat mengkhawatirkan. panjangnya sekitar 3 atau 4 kilometer yang mana jalan tersebut jika musim hujan tiba berlumpur dan sulit dilewati, serta pada musim kemarau sangat berdebut akibat banyak kendaraan perusahaan yang melewati jalan tersebut. saya berharap agar jalan itu diperhatikan oleh pihak perusahaan dan juga pemkab Bengkalis agar segera diperbaiki" terang simanjuntak warga simpang tegar.
aksi demo yang dilakukan anak sekolah dasar tersebut dikarenakan akses jalan masuk menuju sekolah mereka yang berjarak kurang lebih 3 sampai 4 kilometer tersebut rusak parah. para murid sd tersebut terus berdemo hingga siang hari. "para murid SD tersebut meminta kepada perusahaan yang melintasi jalan tersebut untuk segera memperbaiki jalan agar akses masuk kesekolah serta pemukiman penduduk kembali lancar. aksi stop mobil kontraktor pihak CPI yang hendak kelokasi dimana hendak mengantar material teris dilakukan oleh ratusan murid SD hingga mendapatkan pertemuan dengan pihak perusahaan," terang adi warga sekitar. Diminta pada pemkab Bengkalis dana nggota dewan agar bisa memperhatikan jalan tersebut, sebab ketka hujan guru guru yang melewati jalan tersebut khususnya guru yang berasal dari duri untuk mengajar di SDN 76 simpang tegar pematang pudu tidak bisa lewat. dari pak RT 03 RW 17 Bapak ojahan sinaga. (PMM/DPR)