Opung : Berharap Semua Persoalan Dampak Yang Ditimbulkan Galian C Bisa Diatasi
BANGKINANG KOTA- Syafi’i samosir yang akrab dipanggil opung sehari – hari selaku Anggota DPRD Kabupaten Kampar di komisi IV sangat menyayangkan akibat aktifitas galian C khususnya dikecamatan XIII Koto Kampar dan koto Kampar hulu yang mengakibatkan akses jalan menjadi rusak parah.
saat ditemui syafi’i samosir di sela - sela kesibukannya di gedung DPRD Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar berjanji akan memanggil Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) maupun Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar terkait keluhan dan kecaman yang disampaikan oleh masyarakat XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu terhadap kerusakan jalan yang cukup parah akibat aktivitas pengangkutan hasil galian C di dua kecamatan tersebut.
dijelaskan Safi'i Samosir yang akrab dengan panggilan Opung ini mengakui sudah lama mengetahui kerusakan jalan di XIII Koto dan Koto Kampar Hulu yang diduga rusak oleh Truk galian C yang beroperasi di Desa Gunung Malelo, di Desa Muara Takus dan di Desa Koto Tuo lainnya.
"Memang kemaren komisi IV sudah melakukan kunjungan kerja di beberapa kecamatan termasuk di Kecamatan XIII Koto Kampar dan Kecamatan Koto Kampar Hulu, namun hari inilah kita akan coba dulu bahas terhadap persoalan tersebut. Kalau memang perlu kita akan kordinasi dulu dengan BLH dan Dinas Pertambangan tentang keluhan keluhan masyarakat jalan yang rusak oleh pihak galian C," ujarnya.
"Hari ini kami akan coba membahas hasil kunjungan yang dilakukan oleh kawan-kawan komisi IV kemaren. Nah kita akan coba memfasilitasi dengan dinas-dinas terkait terhadap persoalan-persoalan yang barang kali baik itu galian c ataupun yang lain, makanya hari ini kami akan mengadakan rapat dulu dengan kawan kawan komisi IV," tambahnya.
"Setelah itu rencana baru kita akan panggil tukar pendapat dengan dinas-dinas terkait tentang galian c yang merusak jalan yang selalu yang dikeluhkan oleh masyarakat XIII Koto Kampar dan Kecamatan Koto Kampar Hulu maupun di kecamatan lain," pungkasnya. (dpr/adv/hms)