Pj Bupati Bengkalis Resmikan Program Pembangunan Desa Broadband

Pj Bupati Bengkalis Resmikan Program Pembangunan Desa Broadband

BENGKALIS -- Dalam rangka pengembangan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan meresmikan Program Pembangunan Desa Broadband Terpadu (DBT) pada beberapa dari prioritas berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan Nomor 1 Tahun 2015.

DBT adalah desa yang akan dilengkapi dengan fasilitas jaringan atau  akses internet, perangkat akhir pengguna dan aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk setempat.

Progam Pembangunan DBT tersebut untuk mendukung dan membantu kegiatan mayarakat setempat sehari-hari. Progam Pembangunan DBT ini merupakan program penyediaan akses secara komunal.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis H Jaafar Arief menjelaskan, dari 50 desa yang dibangun Kemenkominfo, dua desa diantaranya berada di Kabupaten Bengkalis.

“Yaitu Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis dan Kadur Kecamatan Rupat Utara,” jelas Jaafar Arief usai menerima surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program DBT antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan Kemenkominfo.

Penyerahan surat PKS Program DBT antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan Kemenkominfo diserahkan Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, Rabu (9/9/2015) kemarin.

Kepada warganya dikedua desa yang menerima  PPDBT dari Kemenkominfo itu, Ahmad Syah berpesan agar keberadaannya, khususnya layanan internet gratis yang nantinya bisa dinikmati, benar-benar dimanfaatkan untuk percepatan keberhasilan pembangunan di desa tersebut.

Secara terpisah Kabid Udara, Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Kabupaten Bengkalis Saiful Bahri menjelaskan yang ikut menyaksikan penandatangan surat PKS Program DBT tersebut di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (3/9/2015) lalu menjelaskan, seluruh peralatan pendukungnya disediakan Kemenkominfo.

Sedangkan untuk pengelolaan selanjutnya, sambung Saiful Bahri, akan dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Namun, katanya, sebelum itu Kemenkominfo akan memberikan bimbingan kepada warga setempat bagaimana pengelolaan peralatan tersebut.

“Sesuai dengan PKS, realisasi pengadaan peralatan internet terpadu akan dilakukan sekitar satu bulan lagi. Insya Allah masyarakat setempat bisa segera menikmati,” ujar mantan Ajun Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kabupaten Bengkalis yang pernah bertugas di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir ini.(dpr/sya)

Berita Terkait

Long Term Guesthouse Rental Bali: How to Verify Included Services and Avoid Hidden Overage Bills

You signed up because the listing said 'utilities included.' A few months in, the landlord hands you an overage bill for electricity you thought was…...

Mourinho Ungkap Alasan Real Madrid Gagal Mendatangkan Rodri

Olahraga- Jose Mourinho mengungkap cerita di balik kegagalan Real Madrid mendatangkan Rodri. Pelatih asal Portugal tersebut menilai keraguan sang gelandang menjadi salah satu faktor utama…...

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...