Saat Buka, Wabup: Pembangunan DI Pelalawan Harus Dirancang Bersama
PORTAL RIAU, PANGKALANKERINCI-Dalam proses pengajuan berbagai program pembangunan maka harus dirancang secara bersama dengan seluruh lemen dan komponen masyarakat dan isntansi terkait. Pasalnya, pembangunan menjadi tanggungjawab bersama sehingga dalam pelaksanaannya harus dilakukan secaraprofessional,transfaran, dan diawasi dengan penuh tanggung jawab pula sehingga dalam proses perencanaan pembangunan harus dilakukan dengan membuka ruang seluas-luasnya agar terciptanya partisipasi dari seluruh komponen masyarakat Kabupatenb Pelalawan.
Pernyataan itu diungkapkan Wabup Pelalawan Drs Zardewan MM disela sambutan pembukaannya pada saat menghadiri acara pembukaan Musrenbang tingkat Kabupaten tahun 2018 digelar digedung daerah Laksamana mangkudiraja Rabu (15/3/2017) di Pangkalan Kerinci.Menurut Wabup,dalam ketentuan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 bahwa setiap upaya pembangunan berbangsa dan bernegara itu harus direncanakan secara partisipatif pada tiap jenjang, mulai kelompok masyarakat terkecil, pemerintahan desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional.”Untuk itu, mulai tahun 2018 penyusunan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Pelalawan dilakukan harus menggunakan PendekatanTematik Holistik, Integratif, dan Spasial.
”Deangan demikian,Pemkabten Pelalawan harus dapat memastikan bahwa seluruh agenda pembangunan yang ada di Kabupaten Pelalawan dibahas di dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan pada berbagai tingkatan.Kemudian Pemda harus bisa memastikan seluruh program/kegiatan yang didanai APBD harus sudah dibahas diMusrenbang untuk mengintegrasikan aspirasi masyarakat melalui mekanismedisampaikan direses para anggota DPRD Pelalawan. Bahkan berbagai program pembangunan harusdikombinasikan dengan kebijakan pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghindari jangan adamuncul pengalokasian anggaran pembangunan mementingkan kelompok, individu tertentu tanpa pertimbangan dan masukan dari masyarakat luas di forum musyawarah seperti acara Musrenbang Tingkat kabupoaten dilaksanakan ini,”üjar Zardewan..
Dituturkan Wabup,Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pelalawan Tahun Anggran 2018 bagian dari implementasi pembangunan Kabupaten Pelalawan pada periode 2016-2021 sesuai denganVisi Pembangunan “Inovasi Menuju Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera)”.Visi ini bermakna Pembangunan yang didorong upaya, gerakan dan prakarsa inovatif menuju Kabupaten Pelalawan yang mandiri dalam ekonomi dengan memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi untuk memberdayakan kemampuan dan sumberdaya di Kabupaten Pelalawan bersama kehidupan sosial masyarakat yang aman dan sejahtera.”Kalau Misinya untuk Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang unggul, bertaqwa dan berbudaya melayu,Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan,Meningkatkan penguatan sistem inovasi untuk mendukung perekonomian daerah yang kuat dan berdaya saing tinggi,Meningkatkan pembangunan infrastruktur,Meningkan kinerja birokrasi dan otonomi desa, dan untuk meningkatkan investasi dan pengelolaan sumberdaya unggulan daerah berbasis kerakyatan dan partisipasi masyarakat yang berkelanjutan, serta Menciptakan ketertiban dan keamanan didaerah ini,”terangnya..
Dikatakan Wabup, program Pelalawan EMAS baru akan terwujud melalui penyempurnaan, perluasan dan peningkatan daripada 7 Sasaran Strategis Pembangunan Kabupaten Pelalawanyang selama ini kita laksanakan seperti program Pelalawan Cerdas, Pelalawan Terang, Pelalawan Lancar, Pelalawan Makmur, Pelalawan Eksotis dan Pelalawan Inovatif.Kita akan melanjutkan membangun dan menciptakan upaya-upaya kesehatan bagi masyarakat dan lingkungan secara lebih luas dan menyeluruh, namun kita tetap memprioritaskan upaya peningkatan mutu pelayanan pendidikan bagi semua pihak baik melaluiProgram Pendidikan Tanpa Pungutan maupun program terobosan lainnya. Bahkan Kita terus mendorongpembangunan infrastruktur listrik untuk meningkatkan rasio elektrifikasi rumah tangga melalui penguatan fasilitasi pembangunan pembangkit listrik dan perluasan jangkauan jaringan listrik dengan PLN serta BUMD Tuah Sekata. “Yang menjadi capaian dari Target Indikator Komposit Keberhasilan pencapaian visi melalui 7 Sasaran Strategis Pembangunan tersebut di akhir tahun 2018 diharapkan bias laju Pertumbuhan Ekonomi 3,50 %, Tingkat Pengangguran Terbuka 5,24 %, Tingkat Kemiskinan 10,40%, Point IPM 72,14 dan Point Indeks Inovasi Daerah 5. Karena Visi, dan Misi bias tercapat apabila terwujudnya pelaksanaan program 7 Sasaran Strategis Pembangunan dan bias sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pelalawan periodeTahun 2016 – 2020 yang ditetapkan>Periode ini dilakukan untuk memantapkan pembangunan Kabupaten Pelalawan dengan fokus utama pada peningkatan ketersediaan dan kapasitas sarana dan prasarana wilayah, perekonomian yang kuat, berkualitas, ketahanan sosial dan budaya Melayu didukung pemerintahan yang baik serta daya inovasi dan kreasi dengan tetap memperhatikan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan dan Sumber Daya Alam yang ada,”tandasnya..
Sementara Kepala Bappeda Pelalawan Drs M Syahrul M Syarif M.SI mengaku bahwa yang menjadi tujuan digelarnya acara Musrenbang 2018 tingkat kabupaten pelalawan guna untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Pelalawan dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Riau dan Nasional.Selain itu untuk mengkroscek semua usulan program dan kegiatan disampaikan masyarakat pada MUSRENBANG Kecamatan, Forum Konsultasi Publik, dan melaluiForum PD dan hasil reses Anggota DPRD.Musrenbang ini digelar juga untuk mempertajam Indikator Kinerja program dan kegiatan prioritas daerah, dan menyepakati prioritas berbagai program pembangunan dan kegiatan dalam rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018. “Jadi MUSRENBANG RKPD Kabupaten PelalawanTahun 2017 ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 15 sampai 16 Maret 2017. Karena Rangkaian kegiatan telah didahuluidengan pelaksanaan Musrenbang Desa/Kelurahan padabulan Januari 2017, kegiatan Musrenbang Kecamatan digelar pada Bulan Pebruari 2017 lalu, dan Pra MUSRENBANG digelar 6-11 Maret 2017 lalu,”tegas Kepala Bappeda Pelalawan.Hadi pada acara Musrenbang Tingkat Kabupaten Pelalawan selain Wabup pelalawan Drs Zardewan, juga dihadiri seluruh Asisten dan Kepala Dinas,Kepala Badan, Kepala kantor dan para Camat se-kabupaten Pelalawan,Para Aanggota dewan,Tokoh Aadta dan Tokoh masyarakat serta para pimpinan manajement Perusahaan yang beroperasi dikabupaten pelalawan..(suhemri hasan/DPR)