Serapan APBD Rendah, DPRD Ingatkan Pemkab
BAGANSIAPIAPI - Kinerja Satuan perangkat kerja daerah (SKPD) dilingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) sangat mengecewakan. Pasalnya, Realisasi Serapan APBD Rohil tahun 2015 hingga memasuki Triwulan ke III diketahui hanya 10 persen. Seharusnya, Serapan APBD memasuki Triwulan ke III ini sudah bisa mencapai 45 atau 50 persen. Sayangnya, hingga pertengahan Agustus serapan APBD masih rendah.
"kita minta agar seluruh SKPD pegawainya fokus dalam bekerja. Ingat waktu akhir pengunaan anggaran kian dekat dan ini sudah mau memasuki September, kami minta pejabat terutama di posisi teras untuk tidak berkeliaran di luar dari jam kerja. " apa pentingnya kalau pejabat hanya sibuk acara seremonial," kata anggota DPRD Rohil Abu Khoiri, Jumat (21/8) dibagansiapiapi.
Jangan sampai ada kesan pembiaraan untuk pelaksaan kegiatan, apalagi proyek fisik yang berkaitan dengan kepentingan publik seperti pembangunan jalan, jembatan, gedung pemerintahan, fasilitas umum, sekolah yang terbengkalai karena tidak kunjung siap difungsikan.
"Serapan ini tentunya sangat mengecewakan, dimana laporan yang kami (DPRD,red) terima bulan lalu hanya 10 persen. Diakui Abu Khoiri, pihaknya pernah menyampaikan kepada pimpinan dewan melalui banggar agar pemerintah menyampaikan realisasi anggaran. namun, sampai saat ini tidak ada disampaikan pemkab.
Pemkab Rohil seharusnya khawatir dengan kenyataan yang terjadi, karena dampaknya berimbas banyak seperti terkendala pembangunan bagi masyarakat, dikenai sanksi dengan pemotongan atau pengurangan DBH untuk APBD tahun berikutnya.
Politisi PKB itu juga meminta SKPD untuk mengesa kegiatan yang ada, sehingga tidak ada kesan sibuk sendiri dengan acara." apalagi kalau hanya sekedar hadir mengikuti bupati, Untuk itu Kami juga minta bupati kalau ada acara jangan lah semua kadisnya dibawa, "Pungkas Abu Khoiri. (Mpr/Af)