Tanpa Bantuan Pemkab FPTI Bisa Meraih prestasi
BAGANSIAPIAPI - Meski tidak mendapatkan Bantuan dana dari pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Federasi Panjat Tebing Indonsia (FPTI) Rohil mampu mendapatkan Prestasi juara umum ke dua pada Kejuaraan Daerah yang diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 26 April lalu. Atas Prestasi yang diraih, Pemkab pun memberikan Apresiasi kepada FPTI.
"kita mengucapkan terima kasih kepada FPTI Rohil yang telah menoreh Prestasi yang tentunya membawa harum nama daerah, "Ucap Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, Selasa (12/5) di Bagansiapiapi. "FPTI ini masih baru berdiri, namun telah mampu meraih prestasi tanpa bantuan dana dari pemkab Rohil," Puji Surya.
Prestasi yang diraih ini tentunya yang terbaik. "bayangkan saja, tanpa bantuan pemkab Rohil saja sudah mampu meraih Juara umum ke Dua dengan mengantongi 4 Medali emas dan 1 Perunggu, persatuan seperti ini lah yang wajib dijadikan contoh. tanpa dana dari pemkab tetap bisa berjalan dan bergerak.
Pujian juga datang dari Ketua Komite olah raga Nasional (Koni) Rohil, Drs H Asrul M Noor MSi. Dulu di Tingkat Propinsi kita mendapatkan posisi terakhir dikarenakan minimnya persiapan. dengan adanya prestasi FPTI ini tentunya kedepan akan diperjuangkan. "Dalam waktu dekat akan ada pekan olahraga wilayah (Porwil) yang diselenggarakan di Bangka Belitung.
Untuk Porwil ini nantinya FPTI Riau akan menyiapkan sebanyak 20 Atlet sesuai Kuota yakni 10 atlet Putra dan 10 Atlet Putri. "kita belum bisa bicara target, kita hanya berharap atlet dari Rohil bisa di ikutkansertakan dalam Porwil nanti, "harap Asrul.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Rohil, Harry Muryadi mengatakan,prestasi rohil ini berkat kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh atlet dan pengurus FPTI Rohil. “Kita belum ada dana, namun kita bertekad dengan keyakinan dan swadaya mendanai sehingga hasil yang kita dapatkan benar-benar memuaskan,” katanya.
Muryadi menjelaskan, Pada Kejuaraan yang dilaksanakan dari tanggal 22-26 April 2015 dipekanbaru itu, pemanjat dari Inhu berhasil meraih 13 medali emas, 7 medali perak dan 7 medali perunggu. Diposisi kedua diraih oleh Rokan Hilir (Rohil) dengan mendulang 4 medali emas, dan 1 perunggu. Kemudian Pekanbaru berhasil meraih 2 medali emas, 5 medali perak dan 4 medali perunggu.
"Selanjutnya Pelalawan berhasil meraih 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Bengkalis yang pada tahun 2014 keluar sebagai juara umum hanya bisa menduduki posisi kelima dengan perolehan medali 1 emas, 6 perak dan 7 perunggu," jelas Muryadi.
Sementara itu diposisi keenam ditempati oleh Meranti yang hanya memperoleh 1 medali perak, dan posisi ketujuh serta delapan ditempai oleh Indragiri Hilir (Inhil) dan Dumai yang hanya memperoleh 1 medali perunggu. "Sedangkan Rokan Hulu (Rohul), Kampar dan Siak tidak satupun atlet berhasil meraih medali. (Mpr/Af)