Teladan Nasional dari Rohul Dapat Apresiasi dari Presiden RI
PASIR PANGARAIAN-Kisah Kasriati (35) teladan Nasional asal Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam konteks Bina Keluarga Balita Pemberdayaan Keluarga (BKB-PK) yang disenggelerakan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BkkBN).
Informasi ini disampaikan Kasriati, Kamis (20/8), dirinya mendapat undangan dari Presiden RI pada Tanggal 16 sampai 19 Agustus 2015 dengan agenda, pada 17 Agustus menghadiri upacara HUT Kemerdekaan RI, Kemuddian tanggal 18 undangan dengan temu-ramah dengan presiden di Istana Bogor dengan seluruh teladan nasional, dan Paskibraka.
"Kami bertemu dengan Pak Jokowi pada Tanggal 18 Agustus 2015 pagi, diistina Bogor, perasaan saya sangat luar bisa pak, menurut saya siapa saja bisa bepergian ke Jakarta. Tapi kalau untuk bertemu dengan Presiden RI itu hal yang istimewa dan saya tak menyangka bisa berjumpa dengan Presiden RI," tuturnya.
Kasriati berterim kasih kepada pembina baik pembina tingkat nasional, Provinsi Riau, khususnya kepada Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Prempuan (BKBPP) Rohul Yulisman, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisddikpora) Rohul Muhammad Zen dan Hj. Zamrat, Kepala Dinas Kesehatan (Kadisnkes) Grifino, Kepada Ketua PKK Rohul Maghdalisni Achmad dan Bupati Rohul sendiri Achmad.
"Karena BKBPK ini terintegrasi dengan Posyandu, PKK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bidan Desa dan lainnya, penghargaan yang diberikan pak Presiden kepada saya, berkat dukungan mereka dan pembinaan mereka," ulasnya.
Dirinya menjadi teladan nasional setelah berhasil menjadi telada BKBPK Rohul, kemudian berhasil menjadi teladan BKBPK Provinsi Riau, penyerahannya waktu langsung diberikan di Kabupaten Bengkalis. "Kami mendapat sertifikat langsung dari Gubernur Provinsi Riau, itulah maka saya diutus menjadi teladan nasional, mewakili Riau, dari sekian provinsi di Indonesia, Riau keluar sebagai juara I, kemudian Kalimantan Selatan (Kalsel) Juara II dan Jawa Barat (Jabar) Juara III," paparnya.
Diterangkannya, untuk meraih teladan nasional tersebut memang ada beban, namun setelah berhasil meraihnya, juga ada beban untuk mempertahankannya,"Jadi setelah berhasil memperoleh prestasi tanggung jawab saya untuk menularkan kemasyarakat dan kader-kader lainnya. Sehingga balita-balita di Rohul, umumnya di Riau bisa sehat dan mantap," ucapnya.
Jelasnya, Presiden RI telah membarikan apresiasi kepada dirinya, umumnya seluruh teladan nasional, untuk perwakilan Provinsi Riau diberikan kotak isi bendara merah putih. "Jadi saya berkesimpulan ini mungkin niat pak Presiden untuk menititpkan negara kita ini, kepada orang yang berprestasi dan yang siap bekerja sebaikanya, sesuai moto bangsa ini ayo kerja bekerja yang untuk rakyat," ulasnya.
Sementara itu, Kepala BKBPP Rohul, Yulisman, untuk kader-kader Rohul baru pertama kalainya meraih kebehasilan tingkat nasional. " Pertama Ini seharusnya menjadi motivasi di desa dan kecamatan lainnya, kedua tentu dari pengalaman kader kita itu, dipergunakan untuk menjadi pedoman dalam menuyusun rencana berikutnya," katanya.
Kedepan, sambung Yulisman akan merekrut kader-kader berikutnya yang mengimbangi dan meraih prediket terbaik lagi, Pemkab Rohul akan mendukung baik moril maupun materil dari Bupati Rohul melalui pihak BKBPP Rohul. " Kita mendukung sepenuhnya, tidak akan terlepas dari perhatian, semua stake holder turut mendukungnya, baik dari PKK Rohul, dinas pendidikan, karena karena BKB ini otomatis kader PPK, termasuk Posyandu," pungkasnya.(mpr/hms)