Tinjau Aula Makodim dan Museum, Dandrem 031 Wira Bima Puji Pembangunan Rohil
BAGANSIAPIAPI - Dandrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Nurendi MSi (Han) Meninjau Aula Markas Komando Distrik Militer (Makodim) TNI AD di Komplek Perkantoran Pemkab Rohil di Batu Enam, Bagansiapiapi
Salah satu Kunker Dandrem 031 Wira Bima adalah untuk melihat Aula Makodim. selain itu Dandrem juga menyempatkan diri untuk melihat Museum Tionghoa, Museum Sejarah, dan Jembatan Kembar Pedamaran I dan Pedamaran II.
Kedatangan Dandrem 031 Wira Bima beserta Rombongan disambut dan didampingi langsung oleh Bupati Rohil H Suyatno AMp, Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, Para Asisten, Staf Ahli, kepala SKPD, Forkopinda, Tokoh Adat, tokoh Masyrakat, tokoh Pemuda, dan Tokoh Lainnya.
Dandrem 031 Wira Bima Nurendi disela-sela peninjauan Aula Makodim mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rohil yang telah membantu Fasilitas TNI. Fasilitas berupa Aula Makodim ini akan dimanfaatkan dan dijaga dengan baik serta dijadikan Sebagai aset Daerah.
"Saya belum masuk ke lokasi gedung ini sudah banyak gedung-gedung berdiri megah, ini patut dijadikan contoh sebagai penataan kota yang bagus. Karena setelah kita lihat bersama bangunan disini terintegratif secara keseluruhan, baik itu gedung instansi, TNI, termasuk gedung Sekolah Polisi Negara (SPN)," Puji Nurendi.
"Saya terkesima melihat pembangunan Gedung Makodim yang dibangun Pemkab Rohil, kantor korem saja kalah dengan bangunan ini. Tadi saya naik keatas itu rasanya menjadi tenang bagi pimpinan yang ada diatas dan melihat panorama yang luas dan sehat," katanya.
Saya berharap Gedung Makodim ini secepatnya diresmikan. "Bagi saya yang harus dilengkapi seperti sarana prasarana perkantoran, sarana komunikasi dan itu akan dilakukan secara bertahap. kepada prajurit TNI yang berada di Rohil agar bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan program TNI. "Saya berpesan bagaimana TNI harus itu bisa menyatu dengan masyarakat, dan hubungan tersebut harus tetap dipelihara dan ditingkatkan," pintanya.
Nurendi juga menyampaikan Permintaan maaf kepada pemkab Rohil karena tidak bisa mengunjungi Pulau terluar yakni Pulau Jemur. hal ini dikarenakan ada tugas penting untuk melihat Tempat Latihan Tempur Angkatan Darat (AD) serta melakukan Latihan Brigade yang dikendalikan oleh Devisi dengan sistem bertempur yang baik, di Batu Raja, "katanya.
Sementara itu, Bupati Rohil H. Suyatno mengungkapkan bahwa pemkab Rohil sangat konsen sekali dalam membantu instansi vertikal. Misalnya saat ini telah dibangun gedung yang megah untuk TNI AD dan dalam waktu dekat akan diresmikan. "Mudah-mudahan kunker perdana pak Danrem dan rombongan ini diharapkan akan memberikan dampak yang lebih baik lagi dan diharapkan gedung ini segera ditempati," harap Bupati.
Untuk dukungan lainnya, pemkab Rohil tetap memprogramkan setiap tahunnya bangunan ini bilamana ada kekurangan. "Sekarang kita lihat lapangan apel kan belum ada, TNI itu kan setiap paginya menggelar apel dan ini harus kita bangun dan tingkatkan lagi, termasuk rumah jaga dan sarana lainnya. Jadi ini kita siapkan sedemikian rupa sesuai dengan protap yang dimiliki TNI, insya Allah akan kita masukkan pada program 2016 mendatang," janji Suyatno.
Terkait masalah lahan, Suyatno mengakui telah mengajukan kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), dimana tanah yang sudah diganti rugikan oleh pemkab Rohil kepada masyarakat dan pemda setempat akan segera mungkin membuat sertifikat.
Sekarang dalam tahap proses dan bahkan itu sudah lama kita ajukan melalui pihak BPN. Kalau surat itu sudah keluar, berarti ini milik Pemda, selanjutnya jika Makodim ini sudah diresmikan mungkin sekaligus kita menyerahkan asetnya kepada pihak TNI, "pungkas Suyatno.
Sebelumnya, kedatangan Dandrem 031 Wira Bima beserta Rombongan disambut secara adat daerah. Dimana dandrem dan istri beserta Rombongan disambut dengan Marching Drum Band, pemakaian Kain Songket, pemasangan Selempang, Tabur Beras Kunyit, Antraksi pencat Silat, dan ditepung Tawari diatas pelaminan di Mess pemda Rohil, jalan Perwira, Bagansiapiapi. (Mpr/Af)