Wakil Bupati Bengkalis Tinjau Abrasi Pantai
Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno. Tinjau Abrasi pantai diarea PT Mas didampingi Kepala BPBD- Damkar Much Jalal lebih memfokuskan pada program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup untuk menahan laju abrasi. Salah satunya adalah dengan melakukan penanaman di kawasan pesisir pantai Desa Meskom Dari pihak Perusahaan melalui kabiro Humas Huzairin telah melakukan upaya penyuluhan dengan penanaman pohon akasia,dan penahanan Abrasidengan membentengi dengan Bambu untuk mencegah serta mengurangi.
Penanaman ini dilakukan disepanjang pesisir yang terkena dampak, yang berhadapan langsung dengan selat malaka dan tanjung jati dengan arusbesar dan terjangan angin,program selanjutnya penanaman ini pada bulanMaret mendatang,Desa Meskom adalah yang paling mudah terkena abrasi. Dalam satu tahun,abrasi telah menggerus daratan selebar 30 meter dengan ketinggian
daratan 4 m. sepanjang 2 km Daratan ini Beberapa pohon penahanabrasi tumbang akibat empasan ombak dan terjangan angin. dengan menanam bibit Akasia, api-api, mengingat Api-api inilah yang cocok untuk ditanam di sepanjang pinggiran pantai,
Kegiatan penanaman ini adalah sebagai salah satu bentuk usaha nyata perusahaan dalam hal mengurangi abrasi yang terjadi saat ini.
“menyatakan perlindungan lingkungan maritim di lingkungan perusahaan perlu dijaga salah satunya dengan melakukan program penghijauan dan penanaman.” ”Perusahaan menyadari bahwa dengan kondisi yang ada saat ini, jika tanpa melakukan tindakan nyata dikhawatirkan penggerusan terhadap pinggiran pantau akan semakin parah. Oleh karena itu perusahaan berinisiatif untuk melakukan gerakan nyata dengan melakukan penanaman pohon api-api ini,’’ jelasnya.
Menurut Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno program ini akan terus digiatkan dan untuk tahap pertama perusahaan mengalokasikan untuk ditanam di sepanjang pesisir pantai yang terkena dampak Aprasi dengan menurunkan serta melibatkan Kades, masyarakat tempatan yang tergabung dalam kelompok nelayan.
Harapan kita kepada pihak perusahaan bisa berkomunikasi secara persuasip dan perhatian kepentingan masyarakat,mana harus di utamakan demi kelangsungan hidup kedepan, dalam waktu dekat akan untuk mencegah Besarnya empasan ombak dan terjangan angin, akibat cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir yang melanda hampir seluruh kawasan "Saya khawatir jika terus-menerus begini, lama-kelamaan akan makin mengecil dan mengganggu aktipitas masyarakat” Sementara untuk program selanjutnya akan dilakukan dalam waktu dekat ini sehingga nantinya diharapkan abrasi dapat diminimalis ungkap Suayatno lagi(mpr/ija)