Kekurangan Buku Pelajaran Kurikulum 2013 Kadisdikpora Himbau Kepsek Cukup Copy Sesuai Kebutuhan Kelo

Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Kadisddikpora) Rohul, menghimbau seluruh kepala sekolah (Kepsek) di Rohul, cukup mengcopykan buku mata pelajaran sesuai jumlah kelompok belajar anak. Hal itu untuk mengatasi kekurangan permasalahan buku mata pelajaran, yang kini dirasakan orang tua siswa atau pelajar.

Itu diakui Kadisdikpora Rohul, HM Zen, Jumat (19/9/2014), dengan adanya informasi dari para pelajar, yang kini banyak belum mendapatkan buku mata pelajaran dari sekolah mereka.

“Solusinya, Kepsek dan pihak sekolah cukup mencopykan mata pelajaran itu sesuai jumlah kelompok belajar anak di sekolah tersebut. Karena, bila per anak difotocopykan ini akan memberatkan orang tua siswa, sehingga seolusinya sekolah cukup copykan sesuai jumlah kelmpok belajarnya saja,”himbau HM Zen.

Ditanya mengapa hingga kini buku mata pelajaran Kurikulum 2013 belum juga dibagikan ke seluruh pelajar, baik dari tingkat SD hingga SLTA, diakui HM Zen hingga kini belum ada pemenang tender. Bahkan ditingkat Sekolah Dasar (SD) untuk mata pelajaran Tematik yang sampai ke Rohul, baru 27 persen. Sedangkan untuk tingkat SMP, SMA dan SMK sama sekali belum ada.

“Nantinya, ditingkat SD buku yang dibutuhkan untuk murid kelas 1,2,4 dan 5 sedangkan kelas 3 dan kelas 6 belum kurikulum 2013 . Di tingkat SLTP hanya untuk kelas 7 dan 8, sedangkan kelas 9 belum. Sementara tingkat SMA-SMK hanya diterapkan kelas 10 dan 11 sedangkan kelas 12 belum,”ucap HM Zen.

HM Zen mengakui, dari total 291.700 eksamplar atau (sesuai jumlah murid) kebutuhan seluruh buku Tematik tingkat SD, yang baru terpenuhi 27 persen. Sedangkan di tingkat SLTP kebutuhan 154.458 eksamplar sesuai jumlah pelajar, di tingkat SMA kebutuhan 65.991 dan SMK kebutuhan 46.647 eksampler buku.

“Kebutuhan buku khusus untuk SD, nantinya sesuai jumlah murid. Karena murid SD nantinya bukunya Tematik, sedangkan tingkat SLTP, SMA dan SMK ada 8 mata pelajaran nantinya. Memang, sesuai program kurikulum baru nantinya seluruh siswa tidak lagi membeli buku namun dipinjamkan dari sekolah masing-masing. Hanya saja, sampai kini buku tersebut belum juga sampai ke kita,”ungkap HM Zen, didampingi Kabid Pendidikan Dasar dan Luar Biasa (Dikdas LB), Suharman S.Pd. (Alfian)

Berita Terkait

Inovasi SERUMPUN, SD Negeri 15 Rantau Selatan Raih Support Lintas Sektor, Dinas PPPA Turut Serahkan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana Puncak Program SERUMPUN di SD Negeri 15 Rantau Selatan pada Jumat (2/10/2026) berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan bertajuk “Sedekah Segenggam…...

Bupati Maya Hasmita Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman…...

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...